Antisipasi Virus Corona

Kementerian Kesehatan sebut Belum Ada Kasus Novel Coronavirus di Indonesia, Tetap Harus Waspada

Staf ahli Bidang Desentralisasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr Patisellano Robert Johan, MARS mengatakan, belum ada kasus Novel Coronavir

Kementerian Kesehatan sebut Belum Ada Kasus Novel Coronavirus di Indonesia, Tetap Harus Waspada
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Staf ahli Bidang Desentralisasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Staf ahli Bidang Desentralisasi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dr Patisellano Robert Johan, MARS mengatakan, belum ada kasus Novel Coronavirus (2019-nCoV) di Indonesia.

Tetapi menurutnya, semua pihak harus siap dengan segala kemungkinan yang ada karena beberapa negara sudah ada yang terdeteksi positif virus tersebut.

Tentu kata dia, pemerintah dan masyarakat Indonesia harus mempersiapkan diri kalau ada kasus.

Tim Medis Siaga Periksa Penumpang Pesawat Internasional di BIM, Antisipasi Virus Corona

Antisipasi Virus Corona, Staf Ahli Kemenkes Datang ke Padang, Pastikan Alat Bekerja dengan Baik

Dia berharap semua pihak waspada dengan melakukan penanganan yang baik sesuai SOP penanganan virus.

"Seluruhnya kita periksa, termasuk yang berasal dari Arab Saudi. Kita perlakukan sama untuk mendeteksi suhu tubuh melalui thermal scanner," ujar dr Patisellano Robert Johan, MARS.

Selain itu, petugas kesehatan, sebutnya juga memberikan kartu kewaspadaan kesehatan supaya tidak kecolongan.

Kemudian, jika ada yang sakit, ternyata tidak terpantau orangnya maka bisa memanfaatkan kartu tersebut.

FOTO dan Video Penampakan Terkini Kota Wuhan China Akibat Virus Corona, Sepi Bak Kota Mati

Pasien Terinfeksi Virus Corona Menggigil Kejang di Rumah Sakit Wuhan Terekam Dalam Sebuah Video

Dr Patisellano Robert Johan, MARS juga menyebut thermal scanner tidak bisa bekerja 100 persen.

Namun ada sejenis alert card dan sebagainya yang digunakan untuk mendeteksi.

"Alat thermal scanner sudah terbukti kemampuannya untuk mendeteksi cukup besar walaupun kemungkinan yang lolos juga ada. Tetapi, kan ada back up alert card yang kita berikan," jelas dr Patisellano Robert Johan, MARS.

Jikalau ada seseoramg yang ternyata ketika di thermal scanner tidak terdeteksi, lalu kemudian sampai di rumah mengalami masalah kesehatan, kartu tersebut bisa digunakan untuk ke fasilitas kesehatan sehingga bisa langsung ditangani. (*)

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved