Breaking News:

Kasus Suap Bupati Solok Selatan

VIDEO - Penyuap Bupati Solok Selatan Ditahan KPK Setelah 8 Bulan Berstatus Tersangka

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan pemilik grup Dempo atau PT DBD, Muhammad Yamin Kahar, Rabu (22/1/2020) malam.

Editor: Emil Mahmud

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya menahan pemilik grup Dempo atau PT DBD, Muhammad Yamin Kahar, Rabu (22/1/2020) malam.

Yamin merupakan tersangka dalam perkara dugaan suap proyek pembangunan Masjid Agung Solok dan Jembatan Ambayan.

Terkait itu, yang bersangkutan turut diduga telah menyuap Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria.

Muhammad Yamin Kahar ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka pada 7 Mei 2019.

Artinya, lembaga antirasuah memerlukan waktu setidaknya 8 bulan untuk menahan Yamin.

Yamin sendiri ke luar dari dalam gedung komisi antikorupsi pukul 19.39 WIB setelah menjalani pemeriksaan.

Mengenakan rompi oranye khas tahanan KPK serta tangan terborgol, Yamin Kahar irit bicara.

KPK Geledah Ruangan Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, 20 Aparat Kepolisian Ikut Mengawal

KPK Tetapkan Bupati Solok Selatan Jadi Tersangka, Muzni Zakaria pun Mundur dari Ketua Parpol

"Siapa yang paling bertanggung jawab selain bapak?" tanya awak media kepada Yamin.

"Kontraktornya," jawab Yamin di lobi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved