Breaking News:

Perjuangan Syaiful Dirikan Panti Rehabilitas Sosial Narkoba, Modal Rp100 Ribu hingga Ditinggal Teman

Uang Rp 100 ribu menjadi titik awal bagi Syaiful hingga bisa mendirikan Panti Rehabilitas Sosial Narkoba Sahabat Suci Hati.

tribunPadang.com/RimaKurniati
Syaiful pendiri Panti Rehabilitas Sosial Narkoba Sahabat Suci di Padang dengan modal awal Rp.100.000 untuk beli tikar 

Saat itu dirinya pun minta izin pada pengurus mesjid agar bisa menggunakan bagian dari tempat ibadah itu untuk sosialisasi. 

"Kita tanyakan pengurus mesjid untuk dijadikan tempat sosialisasi narkoba dan waktu itu juga LGBT," ungkapnya.

Perjuangan yang dilakukan Syaiful pun mulai dilirik.

Tahun 2011 dirinya diajak bergabung dengan Badan Narkotika Provinsi Sumatera Barat.

Pada tahun 2014 dirinya pun menjadi institusi penerima wajib lapor atau IPWL

Awalnya mendirikan Panti Rehabilitas Sosial Narkoba Syaiful tidak sendiri, namun bersama tiga orang temannya.

Mereka memiliki rasa prihatin yang sama terhadap lingkungan. 

"Berawal dari keprihatinan. Karena saya juga aktif di media penyuluhan HIV, kemudian jika ada bencana kita datang gabung dengan organisasi," ungkapnya.

Seiring berjalan waktu, teman Syaiful mulai menghilang dikarenakan kesibukan dengan profesi.

"Ada yang dokter juga dosen, karena gak ada waktu semuanya mundur," tambahnya.

Halaman
1234
Penulis: Rima Kurniati
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved