Transkrip Pidato Pangeran Harry soal Mundur dari Kerajaan Inggris, Singgung soal Diana Tiga Kali

Transkrip Pidato Pangeran Harry Setelah Mundur dari Kerajaan Inggris, Singgung soal Diana Tiga Kali

Editor: Aji Bramastra
montase : Twitter/Sentebale, Hello
Pangeran Harry, menyebut soal mendiang ibunya, Putri Diana dalam pidato di acara amal di Inggris. 

TRIBUNPADANG.COM - Pangeran Harry akhirnya membeberkan semua alasannya di balik keputusan mundur dari Kerajaan Inggris.

Pria yang bergelar The Duke of Sussex ini memberikan pidato dalam acara makan malam amal Chelsea for Sentebale, sebuah penggalangan dana untuk korban HIV and Aids yang dia gelar sejak 2006.

Pidato Pertama Pangeran Harry Setelah Menyatakan Mundur dari Kerajaan Inggris Awal Januari

Pangeran Harry Tetap Akan Beri Penghormatan Kepada Neneknya, Ratu Elizabeth II

Dalam pidato yang awalnya digunakan bagi Harry untuk membuka acara makan malam itu, Harry menyempatkan diri untuk curhat soal alasan di balik mundurnya dia dari Kerajaan Inggris.

Berikut transkrip dan terjemahan pidato Pangeran Harry, sebagaimana dikutip dari The Daily Mail :

Selamat malam, dan terimakasih sudah berada di sini untuk Sentebale, sebuah amal yang saya dan Pangeran Seeiso ciptakan pada 2006, untuk menghormati peninggalan Ibuku, demi mendukung mereka yang terkena HIV dan AIDS.

Sebelum aku mulai, aku harus akui, aku hanya bisa membayangkan apa saja yang kalian dengar atau mungkin baca, selama beberapa pekan terakhir....

Jadi, aku ingin kalian mendengar yang sejujurnya dariku.  Bukan sebagai Pangeran, atau Duke, tapi sebagai Harry, orang yang sama yang kalian lihat selama 35 tahun ini, tapi dengan sudut pandang yang lebih jelas.

Inggris Raya adalah rumahku dan tempat yang kucintai. Itu tak akan pernah berubah.

Aku telah tumbuh besar dengan dukungan dari kalian, dan aku menyaksikan bagaimana kalian menerima Meghan dengan tangan terbuka

Kalian melihatku menemukan cinta dan kebahagiaan, yang semoga, bisa menemaniku selamanya.

Akhirnya, anak kedua dari Putri Diana menikah, hore!

Aku juga yakin, kalian menaruh kepercayaan pada wanita yang kupilih sebagai istri, dengan perasaan yang sama sepertiku.

Kami berdua melakukan segalanya untuk membawa nama baik negara ini, dan kami berharap, kami bisa terus ada di sini untuk melayani.

Karena itulah, aku bersedih hingga keadaan bisa menjadi seperti sekarang ini.

Keputusan yang saya ambil bersama istri, untuk mundur, bukanlah keputusan yang kuambil dengan mudah.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved