Breaking News:

Berita Tanah Datar Hari Ini

Terduga Pembunuh Ayah Kandung di Tanah Datar Diperiksa Kejiwaan di RSJ Padang

Hingga saat ini Polres Padang Panjang menindaklanjuti tahapan penangananan kasus pembunuhan d

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Kompas.com
Ilustrasi pembunuhan 

Terduga Pelaku Pembunuhan Ayah Kandung di Tanah Datar Diperiksa Kejiawaannya di Rumah Sakit Jiwa di Padang

 Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hingga saat ini Polres Padang Panjang menindaklanjuti tahapan penangananan kasus pembunuhan dengan memeriksa kejiwaan terduga pelaku pembunuhan terhadap ayah kandungnya.

Sebelumnya, terduga pelaku tega menghabisi ayahnya sendiri diketahui berinisial R (50) (Rinaldi), dan korban diketahui berinisial SB (87) di Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, Senin (13/1/2020)..

Akibat perbuatannya telah membuat korban meninggal dunia, sehingga Polres Padang Panjang datang ke lokasi untuk mengamankan terduga pelaku.

"Ya, terduga pelaku saat ini sedang diperiksa kejiwaannya berhubung pelaku belum bisa dimintai keterang," kata Kasat Reskrim Polres Padang Panjang, AKP Hidup Mulia, Senin (20/1/2020).

Kasatreskrim mengatakan bahwa pelaku hingga saat ini, belum mendapat keterangan dari pelaku.

Sejauh ini lanjutnya, terduga pelaku tidak mau untuk diajak berbicara, dan hanya diam saat dimintai keterangan.

"Pelaku diobservasi di rumah sakit jiwa (RSJ) selama 15 hari, dan saat ini sudah memasuki hari ke tujuh," kata AKP Hidup Mulia.

AKP Hidup Mulia menjelaskan bahwa pelaku saat ini sedang menjalani observasi di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin, Kota Padang.

"Yaitu kami bawa ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) HB Saanin di Kota Padang sejak Selasa (14/1/2020)," ujar AKP Hidup Mulia.

Sebelumnya, AKP Hidup Mulia menjelaskan bahwa pelaku diduga tidak sadarkan diri pada saat kejadian.

Menurut keterangan yang ia dapatkan dari adik pelaku dikatakannya sebelum insiden terduga pelaku diperkirakan kesurupan.

"Ia sebelumnya sempat diobati oleh orang pintar, karena kesurupan. Setelah orang pintar tersebut pergi, pelaku kembali kesurupan," ujar AKP Hidup Mulia.

Namun, AKP Hidup Mulia akan menyelidiki kejadian tersebut, dan saat ini korban masih dalam proses pemeriksaan kejiwaannya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved