Breaking News:

Prostitusi Ibu dan Anak

Terkait Dugaan Praktik Prositusi Ibu dan Anak, Begini Tanggapan Anggota DPRD Padang

Kasus praktik prositusi yang diduga melibatkan ibu dan anak di Jalan Adi Negoro, Padang diungkap Polda Sumbar pada Jumat (10/1/2020).

TribunPadang.com/reziazwar
Ibu dan anak diduga jadi muncikari prostitusi di Jalan Adi Negoro diamankan di Mapolda Sumbar, Rabu (15/1/2020) 

Terkait Dugaan Praktik Prositusi Ibu dan Anak, Begini tanggapan Anggota DPRD Padang

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kasus praktik prositusi yang diduga melibatkan ibu dan anak di Jalan Adi Negoro, Padang diungkap Polda Sumbar pada Jumat (10/1/2020).

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat yang ditindak lanjuti dengan melakukan razia ke lokasi yang dimaksud.

Menanggapi hal tersebut, anggota komisi 1 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang Budi Syahrial mengatakan kasus tersebut menjadi pelajaran untuk semua pihak.

Menurutnya, Satpol PP Padang seharusnya mempunyai call center pengaduan pada Satpol PP Padang.

"Ini seharusnya menjadi pelajaran untuk semua pihak bahwa kita kedepan harus mengedepankan partisipasi warga.

Kalau sudah ada partisipasi warga saluran bisa melalui call center bisa berupa whatsapp/WA atau pesan elektronik ke Satpol PP," kata Budi Syahrial.

Melalui adanya call center tersebut, masyarakat bisa melakukan pelaporan terhadap dugaan kasus tersebut.

Selanjutnya, untuk kasus serupa bisa ditanggulangi secara cepat dan tidak terulang lagi.

"Satpol PP itu kedepan harusnya mempunyai call center yang menerima pengaduan masyarakat," tambah Budi Syahrial.

Selain itu, lanjutnya dengan call center tersebut bisa memberikan informasi kepada Satpol PP Padang lebih awal.

Budi Syahrial berharap Satpol PP Padang juga bisa cepat melakukan tindakan lanjutan dari laporan masyarakat tersebut.

"Jangan sampai kasusnya sudah merebak baru menjadi ribut, dari dulu kita selalu sibuk memadamkan kebakaran seharusnya mencegah potensi kebakaran, itu maksudnya," kata Budi Syarial. (*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved