BERITA POPULER PADANG
PADANG - Ada 'Hal Aneh' di Lokasi Kebakaran Padang Teater| Pemko Padang Tanggapi Saran UAS
Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang Anggota Komisi 1 DPRD Kota Padang, Budi Syahria
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM - Hingga 24 jam terakhir, pemberitaan populer di Kanal Padang portal TribunPadang.com, tentang Anggota Komisi 1 DPRD Kota Padang, Budi Syahrial meminta Pemko Padang dan kepolisian untuk mengusut penyebab kebakaran di Padang Teater Pasar Raya Padang.
Simak rangkuman berita berikutnya:
1. Anggota DPRD Temukan Hal Aneh di Lokasi Kebakaran Padang Teater, Titik Api Terdapat di 3 Tempat
Anggota Komisi 1 DPRD Kota Padang, Budi Syahrial meminta Pemko Padang dan kepolisian untuk mengusut penyebab kebakaran di Padang Teater Pasar Raya Padang.
Diketahui, kebakaran di Padang Teater menghaguskan 15 kios pada Jumat (3/1/2020) malam.
Menurutnya, setelah dilihat ke lokasi kebakaran, terdapat tiga titik api yang jaraknya berjauhan.
"Terdapat hal aneh dari lokasi kebakaran, bahwa titik api tidak hanya ditemukan di satu tempat, tapi terdapat di tiga lokasi dengan jarak berjauhan," kata Budi Syahrial yang juga anggota Kelompok Pedagang Pasar, Sabtu (4/1/2020).

Dikatakan, dirinya bersama sejumlah pedagang pasar sudah melihat ke lokasi kebakaran.
Selain itu, dirinya juga mengatakan, Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang seharus meletakkan dua mobil pemadam kebakaran di Pasar Raya Padang.
Sehingga ketika terjadi kebakaran, bisa cepat diatasi dan api tidak menjalar serta membakar lebih luas lagi.
"Kita minta Pemko Padang menyediakan mobil pemadam kebakaran di lokasi tersebut, minimal dua," ungkapnya.
Dirinya juga berharap, Pemko Padang segera membangun pasar tersebut dengan mengajukan proposal pada DPR RI.(*)
Berita selengkapnya klik di sini!
2 REAKSI Pemko Padang soal Saran UAS Bentuk Satpol PP Syariah, Akan Pelajari Regulasi ke Aceh
Kepala Satpol PP Padang, Afriadi merespon saran Ustaz Abdul Somad alias UAS untuk membentuk Satpol PP Syariah.
Satpol PP Padang akan mempelajari regulasi atau cara kerja Satpol PP Syariah seperti yang dilakukan di Aceh.
"Kita akan mencoba bagiamana Satpol PP akan adanya Satpol PP Syariah," kata Afriadi pada Jumat (3/1/2020) di Padang.
Pihaknya akan belajar ke Aceh untuk mengetahui regulasi dan dasar hukumnya.

"Kita akan cari bagaimana regulasinya seperti di Aceh, kalau memungkinkan akan kita lakukan," tambahnya.
Kalau memungkinkan, kata dia, akan dibentuk satu peleton Satpol PP Syariah di Kota Padang.
"Kita coba dulu, apakah satu peleto dulu. Kita coba dulu dan kita banyaknya dari IAIN, bagaimana menangani dan caranya," tambahnya.
Jika memungkinkan, akan segera dibentuk Satpol PP Syariah tersebut.
"Kita coba tindaklanjuti, pelajari dan carikan regulasi yang pas untuk itu, kalau memungkinkan segera akan kita segerakan," kata Afriadi.(*)
Berita selengkapnya klik di sini!
3. Rektor Unand Lantik 4 Wakil Rektor, Direktur Pascasarjana dan 3 Ketua Lembaga, Ini Pesannya
Rektor Universitas Andalas ( Unand) Prof Yuliandri, melantik empat Wakil Rektor yang akan membantu sebagai pimpinan universitas pada Jumat (3/1/2020) di Padang.
Empat Wakil Rektor (WR) yang baru adalah Prof Mansyurdin sebagai WR I, Dr dr Wirsma Arif Harahap sebagai WR II, Ir Insannul Kamil sebagai WR III dan Dr Hefrizal Handra sebagai WR IV.

Rektor juga melantik Prof Nusyirwan Effendi sebagai Direktur Pascasarjana.
Kemudian, Dr Uyung Gatot, sebagai Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Lalu, Prof Henny Lucida, sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Penjaminan Mutu (LP3M).
Prof Dr Rika Ampuh, sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (LPTIK).
Dengan pelantikan tersebut, Prof Yuliandri berharap bisa menjadi tim yang solid, dengan semangat yang sama yakni berkerja untuk kemajuan Universitas Andalas.
Maka sebagai tim yang solid perlu dijaga koordinasi antarbidang.
Dia tidak menginginkan ada bidang-bidang yang merasa lebih penting dibandingkan bidang lain semua bidang adalah penting.
"Semua kita adalah satu tim, mari berkerja bersama-sama sesuai dengan tupoksi masing-masing."
"Leluhur orang Minang mengatakan nan buto pahambuih lasuang, nan pakak palatuih badiah, nan lumpuah pauni rumah, nan cadiak baok barundiang."
"Artinya, semua peran yang ada universitas ini baik di level manapun punya peran yang optimal sehingga harus saling dukung bukan saling mendelegasikan," kata Rektor.(*)