Kendaraan Parkir di Trotoar
Trotoar Khatib Sulaiman jadi Lahan Parkir Liar, Dishub Padang Minta Pengendara Jangan Tergoda
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri mengakui bahwa trotoar yang berada di Jalan Khatib Sulaiman dijadikan oknum sebagai lahan parkir liar
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang, Dian Fakri mengakui bahwa trotoar yang berada di Jalan Khatib Sulaiman dijadikan oknum sebagai lahan parkir liar.
Dia juga mengungkap bahwa para juru parkir di sepanjang Jalan Khatib Sulaiman adalah liar.
"Kita tidak punya kontrak dengan para juru parkir yang berada di Khatib Sulaiman itu," ujarnya, Sabtu (4/1/2020).
Jika ada juru parkir yang memarkirkan kendaraan di trotoar atau badan jalan, menurutnya semua itu parkir liar.
• Dishub Padang Tak Bisa Tindak Kendaraan Parkir di Trotoar, Kepala Dinas Ungkap Alasannya
Oleh karena itu, dia meminta pengendara untuk tidak mau tergoda ajakan juru parkir liar di Jalan Khatib Sulaiman.
Dian Fakri juga pertanyakan Surat Izin Mengemudi para pengendara yang membandel mamarkirkan kendaraannya di trotoar.
Dijelaskannya, masyarakat pasti sudah tahu akan aturan tersebut, karena trotoar adalah hak perjalan kaki.
"Kami berharap masyarakat tahu, masyarakat kan punya SIM. Sudah tahu aturan-aturan, masa diminta oleh juru parkir untuk parkir di trotoar, mau saja," katanya.
• BREAKING NEWS: Sejumlah Kendaraan Masih Nekat Parkir di Trotoar Khatib Sulaiman Padang
Dijelaskannya, bahwa jangan mau untuk parkir di trotoar, karena sudah ada aturannya.
"Jelas di sana ada tanaman dan rumput, dan di saat diminta parkir di sana, kita mau juga. Berarti kita yang tidak mengerti akan aturan," tegasnya.
"Jangan semuanya mengandalkan petugas, dan saat tidak ada petugas, bukannya jadi boleh parkir di trotoar," sebutnya.
Dia menyebut, banyak pengendara yang ikut ajakan para juru parkir liar tersebut.
• Sudah Ditegur Wali Kota Padang, Sejumlah Kendaraan Masih Nekat Parkir di Trotoar Khatib Sulaiman
Namun, ketika petugas datang, para juru parkir menghilang.
Hal tersebut menurutnya, bukan kesalahan juru parkir, tapi masyarakat yang mau untuk memarkirkan kendaraannya.
"Kalau semua masyarakat berpartisipasi, kota ini akan aman," harapnya.
Ia berharap masyarakat mengerti di mana boleh dan tidaknya untuk parkir.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/sejumlah-kendaraan-roda-empat-parkir-di-trotoar-jalan-khatib-sulaiman.jpg)