Berita Sumbar Hari Ini

Dishub Sumbar Petakan Titik Black Spot dan 75 Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas

Dinas Perhubungan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sejumlah titik black spot yaitu titik rawan dengan angka kecelakaan lalu-lint

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com /Rizka Desri Yusfita
Kepala Bidang Lalulintas dan Pembinaan Keselamatan Dinas Perhubungan Sumbar Era Oktaviandi saat ditemui di ruangan, Senin (30/12/2019). 

Libur Natal dan Tahun Baru, Dishub Sumbar Petakan Titik Black Spot dan 75 Titik Rawan Kecelakaan Lalu Lintas

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Perhubungan Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sejumlah titik black spot yaitu titik rawan dengan angka kecelakaan lalu-lintas (Lakalantas) tertinggi di Provinsi Sumar.

Kepala Bidang Lalulintas dan Pembinaan Keselamatan Dinas Perhubungan Sumbar Era Oktaviandi mengatakan pihaknya bersama aparat keamanan akan melakukan pemeriksaan dan pemantauan semua lokasi black spot.

"Langkah ini dilakukan guna mengurangi angka kecelakaan lalu lintas," kata Era Oktaviandi saat ditemui di ruangan, Senin (30/12/2019).

Dia menjelaskan, black spot terdeteksi di kilometer 161 Panti Kabupaten Pasaman, kilometer 140 kelok 9 Kabupaten Limapuluh Kota, dan kilometer 114 Palupuh di Kabupaten Agam.

Lalu, kilometer 102 Baso, kilometer 83 Singkarak Kabupaten Solok, kilometer 172 Pulau Punjung Kabupaten Dharmasaraya, dan
kilometer 22 Ladang Padi yang terletak di Kota Padang.

Kemudian di kilometer 14 Bukit Lampu, kilometer 24 Batang Anai, kilometer 45 Sicincin, dan kilometer 64 Malibo Anai di Kabupaten Padang Pariaman.

Salah satu penerapan agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas di lokasi tersebut Dishub Sumbar juga memberikan jalur alternatif.

"Kalau arah ke Riau, kita alihkan ke Payakumbuh-Bukittinggi-Padang Panjang- Solok melewati Sitinjau Lauik.

Kalau arah ke Sumut, kita alihkan ke Panti Simpang Empat-Agam-Pariaman-menuju Lubuk Alung.

Kalau Jambi-Sumut, kita alihkan ke Dharmasraya-Solok- Padang Panjang- Agam- Simpang Empat Panti- Sumut," terang Era Oktaviandi.

Selain itu, Dishub Sumbar juga mencatat, terdapat 75 titik rawan kecelakaan lalu lintas yang tersebar di seluruh Provinsi Sumbar.

Lokasi rawan kecelakaan lalu lintas terdapat di Padang sebanyak 13 titik, Bukittinggi dua titik, empat titik di Padang Pariaman, Padang Panjang tujuh titik, lima titik di Pariaman, dan lima titik di jalan menuju Pesisir Selatan.

Lalu, dua titik rawan kecelakaan di Pasaman, dua titik di Payakumbuh, Tanah Datar tiga titik, dua titik di Sijunjung, dan Agam empat titik.

Selain itu, dua titik rawan kecelakaan terdapat di Kota Solok, Mentawai tiga titik, dua titik di Pasaman Barat, lima titik di Lima Puluh Kota, satu titik di Sawahlunto, dua titik di Dharmasraya, empat titik di Kabupaten Solok, dan tujuh titik rawan kecelakaan di Kabupaten Solok Selatan.

Era Oktaviandi menyampaikan imbauan kepada pengendara untuk selalu berhati-hati di jalan raya karena hujan, sehingga rawan terjadinya kecelakaan.

"Hati-hati berkendara saat hujan seperti saat ini, karena rawan terjadinya laka lantas," tutur dia.

Pihaknya juga meminta pengendara untuk memastikan lampu utamanya menyala serta patuhi rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan berlalu lintas. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved