Berita Kota Pariaman Hari Ini
Menteri Perdagangan RI Kukuhkan Kota Pariaman Jadi Percontohan Daerah Tertib Ukur di Indonesia
Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto mengukuhkan Kota Pariaman menjadi percontohan Daerah Tertib Ukur (DTU)
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
Menteri Perdagangan RI Kukuhkan Kota Pariaman Menjadi Percontohan Daerah Tertib Ukur di Indonesia
TRIBUNPADANG.COM - Menteri Perdagangan RI, Agus Suparmanto mengukuhkan Kota Pariaman menjadi percontohan Daerah Tertib Ukur (DTU) di Indonesia pada 2019.
Pengukuhan ini dalam acara Peresmian Daerah Tertib Ukur (DTU) dan Pasar Tertib Ukur (PTU) oleh Menteri Perdagangan di Bandung, Provinsi Jawa Barat (Jabar) pada Jumat (20/12/2019).
Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Kota Pariaman melalui rilis yang diterima TribunPadang.com, Jumat (20/12/2019) menjelaskan bahwa Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (Ditjen PKTN) mencanangkan 13 kabupaten/kota sebagai calon Daerah Tertib Ukur (DTU) Tahun 2019.
Adapun ke-13 daerah di Indonesia yang diresmikan sebagai DTU, salah satunya adalah Kota Pariaman, dan Kota/Kabupaten lainya.
Di antaranya; Kota Bandung, Kota Bogor, Kota Samarinda, Kota Kendari, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Rembang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, dan Kabupaten Buru Selatan.
Selain itu, ada 245 pasar yang dicanangkan sebagai calon PTU di 93 Kabupaten/Kota.
DTU akan mendapatkan piagam penghargaan dan bantuan timbangan dari menteri perdagangan.
Sebelumnya, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto menyampaikan apresiasi langsung kepada Walikota Pariaman sebagai percontohan DTU di Indonesia.
"DTU merupakan sinergi antara pusat dan daerah, dan DTU diharapkan akan menjadi energi positif untuk ditularkan ke daerah yang belum mendapatkan DTU", ungkap menteri dikutip dari rilis Diskominfo Kota Pariaman.
Pemberian penghargaan ini bertujuan membangun kesadaran masyarakat dan aparat pemerintah daerah tentang pentingnya kebenaran hasil pengukuran dalam transaksi dagang.
Pada akhir sambutanya Menteri Agus Suparmanto mengatakan bahwa satu ukuran di Papua, seukuran di Aceh, dalam semboyan "Satu Nusa Satu Ukuran," tegas menteri.
Selain itu Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengatakan Pasar tradisional dibuat dengan fungsi ganda tidak hanya fungsi jual beli sembako.
Hingga saat ini lanjutnya fungsi pasar juga ada fungsi lain, seperti rekreasi, pendidikan, ruang bermain anak dan lain lain.
Wali kota Pariaman, Genius Umar mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dari Kementerian Perdagangan yang mengukuhkan Kota Pariaman sebagai DTU di Indonesia.
"Semua ini berkat kerja keras kita semua, terkhusus dari Dinas Perindagkop dan UKM Kota Pariaman dan masyarakat serta pedagang, yang telah menjadikan Kota Pariaman sebagai salah satu DTU di Indonesia", tukas Genius Umar dikutip dari rilis yang diterima TribunPadang.com, Jumat siang.(*/rls/TribunPadang.com/Emil Mahmudsyah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/percontohan-pariamancity.jpg)