Sumbar Dilanda Bencana Lagi
9 Daerah di Sumbar Rawan Bencana Banjir, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Pemprov Sumbar meminta kepada warga yang bermukim di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemprov Sumbar meminta kepada warga yang bermukim di daerah rawan bencana banjir dan tanah longsor untuk meningkatkan kewaspadaan.
Sebab intensitas hujan di Sumbar selama beberapa bulan ke depan diperkirakan masih tinggi sehingga potensi terjadinya bencana di daerah rawan cukup besar.
"Masyarakat diharapkan siaga dan lakukan evakuasi mandiri. Kalau terjadi banjir atau hujan dengan intensitas tinggi lakukan evakuasi sedini mungkin," ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Sumbar di Padang, Jumat (20/12/2019).
• Bu Mus yang Hilang saat Banjir di Bukittinggi Ditemukan Sudah Tak Benyawa
Tak hanya warga, dia juga meminta petugas BPBD siaga termasuk tim reaksi cepat menyiapkan perahu.
Sehingga jika seandainya kalau terjadi dan ada yang terdampak, bisa langsung dievakuasi.
Dikatakan Erman Rahman, bencana tidak terjadi di satu titik saja.
Seperti di Kabupaten Solok Selatan, ada empat kecamatan yang terdampak.
• Empat Daerah di Sumbar Dilanda Banjir, Satu Korban Hilang dan Masih dalam Pencarian di Bukittinggi
Dan karena keterbatasan anggota, tentu tidak bisa dijangkau sekaligus, maka dibantu oleh provinsi.
Dia mengatakan, ada sembilan daerah rawan bencana banjir di Sumbar berdasar perkiraan BMKG.
"Antara lain Limapuluh Kota, Pesisir Selatan, Solok Selatan, Pasaman, Padang Pariaman, Agam, Payakumbuh, Bukittinggi, dan Dharmasraya," jelas Erman Rahman.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/kepala-bpbd-sumbar-erman-rahman.jpg)