BERITA POPULER SUMBAR
SUMBAR - Jadwal Perjalanan Kereta Api di Sumbar Berubah| Kapolda Sumbar Kunjungi Mentawai
Sepanjang 24 jam terakhir hingga Rabu (27/11/2019) sejumlah berita populer di kanal Sumatera Barat pada portal berita
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM - Sepanjang 24 jam terakhir hingga Rabu (27/11/2019) sejumlah berita populer di kanal Sumatera Barat pada portal berita TribunPadang.com menghiasi deretan tophits.
Berikut rangkuman sederet berita populer tersebut.
1 Daftar Perubahan Jadwal Perjalanan Kereta Api di Sumbar, Berlaku Mulai 1 Desember 2019
Terhitung 1 Desember 2019 mendatang, sebagian perjalanan KA di Sumbar akan mengalami perubahan jadwal keberangkatan.
Oleh karena itu, Anda yang merencanakan perjalanan liburan akhir tahun sebaiknya mengecek dulu sejumlah perubahan jadwal kereta api yang baru.
• PT KAI Tetapkan Masa Angkutan Natal dan Tahun Baru, Perjalanan Kereta Api Sumbar Ditambah
• TRIBUNWIKI Harga Tiket dan Jadwal Kereta Api Sibinuang Padang - Pariaman hingga Naras
Kepala Humasda PT KAI Divre II Sumbar, M Reza Fahlepi mengatakan, perubahan jadwal keberangkatan terjadi karena PT KAI akan menggunakan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) 2019.
Perubahan tersebut telah ditetapkan melalui Keputusan Menteri Perhubungan nomor KP 1781 Tahun 2019 tentang Penetapan Grafik Perjalanan Kereta Api (Gapeka) Tahun 2019 PT KAI untuk menggantikan Gapeka 2017 yang sebelumnya digunakan.
Menurut M Reza Fahlepi, Gapeka 2019 dibuat untuk memenuhi aspirasi dan kebutuhan pelanggan akan
layanan kereta api yang dapat diandalkan.
"Penggunaan Gapeka 2019 ini akan mempengaruhi jadwal perjalanan KA dan perpanjangan relasi
KA di wilayah Divre II Sumatera Barat," kata dia.
Lebih lanjut dia merincikan, Kereta Api Minangkabau Ekspress dari Bandara Internasional Minangkabau menuju Stasiun Simpang Haru Padang, pada tahun 2017 semula berangkat pukul 06.40 WIB.
Tetapi, mulai 1 Desember 2019 berangkat lebih awal 10 menit tepatnya pada pukul 06.30 WIB.
Terkait perpanjangan relasi kereta api Sibinuang, pada tahun 2017 relasinya Padang-Pariaman pulang pergi.
Berita selengkapnya klik di sini!
2 Dosen Sejarah Unand, Zaiyardam Zubir Tampil saat Seminar di Kampus USU Sebut; Ini Medan Bung!
Dosen Jurusan Sejarah Fakultas Ilmu Budaya (FIB) dan Peneliti Pusat Studi Humaniora Universitas Andalas Padang (PSH-Unand), Dr Zaiyardam Zubir M Hum, membuka makalahnya dengan prolog cadas tentang latar belakang masyarakat di Sumatera Utara (Sumut).
“Ini Medan bung,” demikian Zaiyardam saat mengawali prolog makalahnya dalam seminar Nasional” Pluralistik, Konflik Dan Integrasi Dalam Perspektif Sejarah, yang diseleggarakan oleh Jurusan Sejarah FIB Universitas Sumatera Utara (USU), Selasa (27/11/2019) di Medan Sumut.
Kali ini, Zaiyardam Zubir tampil bersama koleganya sesama Dosen Sejarah FIB USU, Dr Ida Liana Tanjung, M Hum serta dimoderatori oleh Prof Drs Pujiati M Soc.Sc. Phd, yang juga dosen dari USU Medan.
Zaiyardam, mengulas ada sebuah ungkapan yang amat terkenal di bumi Nusanatara menyangkut Medan terkait; Ini Medan Bung. Menurutnya, setiap orang yang pernah hidup di Medan memiliki makna sendiri tentang ungkapan.
"Saya pribadi pernah 4 tahun hidup di Medan, juga memiliki makna dan cerita sendiri tentang “ini Medan bung”, ujar Zaiyardam Zubir.
Zaiyardam Zubir menyebutkan bahwa di situ ada sebuah solidaritas sosial yang dia kisahkan begini ceritanya.
"Ketika sahabat saya Suprayitno dan Edy Sumarno, Dosen Jurusan sejarah FIB USU menelepon dan meminta saya bicara tentang Pluralistik, Konflik dan Integrasi Dalam Perspektif Sejarah.
Namun, yang berkelabat di kepala saya adalah sejumlah bayangan di kepala. Bayangan itu awalnya samar, kemudian sedikit demi sedikit semakin jelas dan akhirnya menjadi terang benderang," papar Zaiyardam Zubir menuturkan kembali petikan dari makalahnya kepada TribunPadang.com, Rabu (27/11/2019).
Sejarah Sastra USU di Medan Sumut, dinilainya merupakan dunia luar yang dikenalinya, dunia selain kampungnya di pedalaman Minangkabau atau Sumatera Barat (Sumbar).
Berita selengkapnya klik di sini!
3 Kapolda Sumbar Irjen Fakhrizal Berkunjung ke Mentawai, Instruksikan Bawahan Agar Lakukan Ini
Kapolda Sumatera Barat ( Sumbar) Irjen Pol Fakhrizal berkunjung ke Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Rabu (27/11/2019).
Irjen Pol Fakhrizal berlayar selama tiga jam dari Padang dan mendatangi Kepolisian Resort Kepulauan Mentawai.
Fakhrizal mengatakan, kunjungan kerja ini sebagai upaya untuk memberi arahan kepada seluruh jajaran Polres Kepulauan Mentawai agar bisa menjalankan tugas secara optimal.
Menurutnya, kunjungan ini menjadi spesial karena lokasi Mentawai yang cukup jauh berada di perairan pantai barat Sumatera.
“Saya ingin tunjukkan, dalam memberi perhatian kepada seluruh kepolisian resort di seluruh Sumatera Barat,” kata Fakhrizal.
Irjen Pol Fakhrizal ditemani sang istri Ade Fakhrizal, Ibu Wakil Kapolda dan jajaran pejabat utama Polda Sumbar.
Menurut Fakhrizal, dia ingin menekankan kepada seluruh jajaran Polres Kepulauan Mentawai bahwa tugas utama polisi adalah menjaga memberikan pelayanan kepada seluruh masyarakat.
Dia juga menegaskan, polisi mesti memastikan bahwa ada jaminan keamanan bagi kegiatan ekonomi, dan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Polisi mesti menjadi garda terdepan memastikan kegiatan ekonomi berjalan cepat, tanpa ada gangguan dari siapa pun,” ujarnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/kereta-api-minangkabau-express-melintas-di-stasiun-duku-rabu-27112019.jpg)