Berita Padang Hari Ini

Mesin Penjernihan Air Diharapkan Jadi Solusi dari Kekurangan Air Bersih di Mentawai

Korem 032/Wirabraja serahkan mesin penjernih air pada Kodim 0319/Mentawai, di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar)

Mesin Penjernihan Air Diharapkan Jadi Solusi dari Kekurangan Air Bersih di Mentawai
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Pihak Korem 032/Wirabraja serahkan mesin penjernih air pada Kodim 0319/Mentawai, di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), di Padang, Jumat (27/9/2019). 

Korem 032/Wirabraja Serahkan Mesin Penjernihan Air Kepada Kodim 0319/Mentawai

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Korem 032/Wirabraja serahkan mesin penjernih air pada Kodim 0319/Mentawai, di Kota Padang Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Jumat (27/9/2019).

Sebelum penyerahan mesin penjernihan air, juga dilakukan sosialisasi dan demonstrasi alat penyaring air di samping Sungai GOR Haji Agus Salim (GHAS), Padang, Sumbar.

Penyerahan simbolis kal ini turut diikuti oleh Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar, Nasrul Abit serta pejabat lainnya.

Komandan Korem (Danrem) 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo mengatakan penyerahan penyaring air ini hendaknya bisa membantu ketersedian air bersih di Mentawai.

Mesin Penjernih Air Ciptaan Korem 032/Wbr Sumbar: Air Laut, Danau dan Limbah Jadi Bisa Diminum

Korem 032/Wirabraja Kembangkan Mesin Penjernih Air Bersih di Kepulauan Mentawai, Sumbar

"Manfaat alat ini bisa membantu masyarakat dan bisa diberdayakan nantinya. Alat penjaring air kebutuhan air akan terpenuhi. Terima kasih kepada dandim 0319/Mentawai yang akan dijadikan pilot project," kata Kunto Arief Wibowo.

Sebelumnya, alat penjernihan ini diterima oleh Komandan Kodim (Dandim) 0319/Mentawai Letkol Czi Didid Yusnadi.

Dandim Letkol Czi Didid Yusnadi mengatakan alat penjaring air ini bisa menjadi solusi dari masalah kekurangan air bersih di Mentawai.

Letkol Czi Didid Yusnadi mengatakan dengan adanya alat ini, bisa memproses 30.000 kubik air perhari.

"Secara maksimal suply PLN bisa memproses 30.000 kubik air per harinya," tambahnya.

Letkol Czi Didid Yusnadi mengatakan alat penjaringan ini nantinya akan digunakan untuk di daerah Sikabuan Mentawai.

"Tidak hanya Sikabuan, namun semua daerah-daerah di Mentawai juga akan memiliki alat penjaring air tersebut. Kita akan dorong pemda," kata Letkol Czi Didid Yusnadi.

Letkol Czi Didid Yusnadi berharap dengan adanya alat penjaring air ini bisa mencukupi kebutuhan masyarakat Mentawai.

"Sumber air bersih ada beberapa tetapi belum maksimal. Kalau ada alat ini lebih dimudahkan memenuhi kebutuhan air," tambah Letkol Czi Didid Yusnadi.(*)

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved