Berita Sumbar Hari Ini

Perantau Minang di Wamena Papua Masih Mengungsi, Bunyi Lonceng Jadi Tanda Adanya Serangan

Perantau Minang di Wamena Papua Masih Mengungsi, Bunyi Lonceng Jadi Tanda Adanya Serangan

Perantau Minang di Wamena Papua Masih Mengungsi, Bunyi Lonceng Jadi Tanda Adanya Serangan
Hand-Out
Massa pengunjuk rasa bakar kantor Bupati Jayawijaya di Wamena, Papua, Senin (23/9/2019) pagi. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Debi Gunawan

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Para perantau Minang yang ada di Wamena, Papua, masih mengungsi.

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit saat menyambut kedatangan empat jenazah warga Pesisir Selatan yang menjadi korban kerusuhan Wamena di VIP Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kamis (26/9/2019).

"Mereka sekarang mengungsi, ada di kantor kodim, ada di kantor polres dan mereka berjaga," ungkap Narsul Abit.

LIVE STREAMING - Jenazah Korban Kerusuhan Wamena Tiba di Bandara Internasional Minangkabau

Selain diungsikan, kondisi di sana masih belum kondusif, sehingga para pengungsi laki-laki harus siap siaga kalau ada serangan datang dari perusuh.

"Tadi Pak Bupati kita sudah nelpon ke sana, dan mereka kalau ada serangan datang tu ada bunyi lonceng.

Apabila lonceng berbunyi semua masyarakat laki-laki keluar semua.

Jadi mereka sudah menghadang jika ada serangan-serangan yang datang dari luar," jelasnya.

Suasana dan proses penyambutan atas kedatangan korban kerusuhan di Wamena, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Kamis (26/9/2019).
Suasana dan proses penyambutan atas kedatangan korban kerusuhan di Wamena, di Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, Sumbar, Kamis (26/9/2019). (TribunPadang.com/Debi Gunawan)

Jenazah Perantau Minang Korban Rusuh Wamena Diterbangkan ke Sumbar

Soal pemulangan warga Sumbar yang ada di Wamena, Nasrul Abit mengatakan masih berupaya mencari jalan keluarnya.

"Ini kita ambil langkah-langkah nanti bagaimana memulangkan mereka, jika itu seandainya mereka memang tidak aman," ungkap Nasrut Abit.

Selain itu, Nasrul juga berharap ada kebijakan dari pemerintah pusat untuk memulangkan masyarakat yang terdampak kerusuhan di Wamena.

8 Jenazah Perantau Minang Korban Kerusuhan di Wamena Akan Diterbangkan ke Pesisir Selatan Sumbar

Ia mengatakan, akan melaporkan kepada Gubernur Sumbar terlebih dahulu bagaimana kondisi-kondisi masyarakat Sumbar di Wamena,.

Kemudian berkoordinasi juga dengan pemerintah kabupaten/kota yang ada di Sumatera Barat.(*)

Penulis: Debi Gunawan
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved