Pilkada 2020

Pilkada 2020, Bawaslu Sumbar Usulkan Dana Pengawasan Sebesar Rp 51 Miliar

Dana juga digunakan untuk pengawasan pemilihan gubernur serta termasuk juga pengawasan Pilkada di enam daerah yang tidak melakukan pemilihan bupati

TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Efitrimen 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Sumatera Barat (Sumbar) telah mengusulkan dana untuk pengawasan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sebesar Rp 51 miliar.

Angka ini meningkat dibandingkan pengusulan dana untuk pengawasan Pilkada 2015 lalu.

"Dulu 2015 sekitar Rp 37 miliar. Realisasinya hanya Rp 19 miliar. Sementara tahun ini kita usulkan Rp 51 miliar," ungkap Ketua Bawaslu Sumbar, Surya Elfitrimen, Selasa (24/9/2019).

Setelah pengajuan dana, akan dibahas bersama Pemprov Sumbar sesuai dengan kebutuhan dana dalam pengawasan Pilkada.

Mulanya, kata Surya Elfitrimen, pihaknya mengusulkan dana sebesar Rp 48,6 miliar.

Namun, setelah adanya Permendagri No 54 pengajuan dana harus disesuaikan dengan kebutuhan.

Surya Elfitrimen juga menyebut, pengusulan dana Rp 48,6 miliar itu juga berdasarkan masa tahapan Pilkada selama sembilan bulan.

Sementara, tahapan pilkada 2020 satu tahun.

Ini juga karena adanya potensi, misalnya di Mahkamah Konstitusi dan 2019 ini ada proses pembentukan Pengawas Kecamatan (Panwascam).

Halaman
12
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved