Kabar Padang Hari Ini
ACT Sumbar Salurkan Bantuan Kapal Kemanusiaan, Logistik dan Relawan ke Riau
Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan Kapal Kemanusiaan
Penulis: Merinda Faradianti | Editor: Emil Mahmud
ACT Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Salurkan Bantuan Kapal Kemanusiaan 1000 Ton Logistik dan Relawan ke Riau
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Merinda Faradianti
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Lembaga Aksi Cepat Tanggap (ACT) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyalurkan bantuan Kapal Kemanusiaan pada korban kabut asap di Provinsi Riau.
Bantuan Kapal Kemanusiaan yang disalurkan tersebut berupa logistik, peralatan medis seperti masker dan juga tabung oksigen.
"Kapal Kemanusiaan kali ini di salurkan ke Provinsi Riau sebanyak 1000 ton," kata Zeng Wellf sebagai Branch Manager ACT Sumbar saat ditemui di loket NPM, Senin (23/9/2019) siang.
• ACT Wilayah Sumbar Berikan Bantuan Sumur Wakaf di Berbagai Lokasi, Hadapi Kekeringan
• ACT Sumatera Barat Gagas Program Humanity School, Tanamkan Nilai Dasar Alquran
Selain itu ACT Sumbar juga mengirimkn relawan untuk tahap pertama sebanyak 10 orang ke Provinsi Riau.
"ACT Sumbar akan mengirim relawan untuk tahap pertama ini sebanyak 10 orang ke Riau, karena Riau salah satu provinsi yang terkena dampak besar dari kabut asap," lanjut Zeng Wellf.
Zeng Wellf juga menuturkan sebanyak 200 orang relawan terlatih juga akan dikerahkan guna membantu memadamkan api yang ada di hutan Riau.
"ACT juga akan menghadirkan relawan terlatih sekitar 200 orang untuk membantu memadamkan api yang membakar hutan di Riau.
Relawannya ada medis, rescue, dan yang di dapur umum," pungkas Branch manager ACT Sumbar, Zeng Wellf yang sudah tergabung semenjak tahun 2017 tersebut.
Relawan yang dikirimkan berasal dari kalangan mahasiswa hingga karyawan perusahaan. Untuk biaya akomodasi relawan seluruhnya ditanggung langsung oleh ACT Sumbar.
"Relawan berasal dari kalangan mahasiswa juga termasuk kalangan medis, dari beberapa perusahaan yang memang meminta libur dan cuti.
Tapi kebanyak sekarang banyak mahasiswa. Nanti mereka gabung dengan posko di Riau. Mereka di bawah satu komando Relawan Nasional untuk membantu daerah yang berdampak kabut asap," ujar Zeng Wellf.
Direncanakan para relawan akan ditempatkan di Riau, Jambi, hingga Kalimantan. Para relawan akan dikerahkan selama minimal 14 hari.
"Direncanakan relawan minimal 2 minggu, kalau terus berlanjut akan bertambah jumlahnya dan makin lama lagi di sana.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/zeng-wellf.jpg)