Breaking News:

Padang

BREAKING NEWS: Seorang Mahasiswi di Padang Ditemukan Tewas Tergantung di Kamar Kos

Seorang mahasiswi ditemukan tewas tergantung di kamar kos di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Padang, Selasa (3/9/2019) sore.

Istimewa
Seorang mahasiswi ditemukan tewas tergantung di kamar kos di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Padang, Selasa (3/9/2019) sore. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang mahasiswi ditemukan tewas tergantung di kamar kos di Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Padang, Selasa (3/9/2019) sore.

Penemuan mahasiswi gantung diri menghebohkan warga sekitar.

Terlihat warga ramai mendatangi lokasi kos yang menjadi tempat mahasiswi itu tewas.

Dari foto yang diterima TribunPadang.com, terlihat seutas tali menjerat leher korban.

Semen Padang FC Tertinggal Akibat Gol Bunuh Diri, Babak Pertama Madura United Memimpin

Tali itu menggantung di jendela kamar.

Sedangkan lutut korban menyentuh kasur yang menjadi lantai kamar itu.

Sedangkan tubuh bagian depan korban menempel di dinding kamar.

"Ada orang bunuh diri di dalam kos," kata seorang warga sekitar yang tak mau disebutkan namanya, Selasa (3/9/2019).

VIRAL Kisah Pasangan Suami Istri Bunuh Diri Bersamaan, Putus Asa karena 9 Tahun Tak Dapat Keturunan

Ia juga menjelaskan, bahwa di lokasi ramai didatangi warga sekitar.

"Warga ramau datang melihatnya," katanya.

"Jenis kelaminnya perempuan, kemungkinan dia adalah mahasiswi," lanjutnya.

Menurutnya, pihak kepolisian sudah berada di lokasi.

Wanita tersebut ditemukan tewas tergantung sekitar pukul 18.00 WIB.

Hingga saat ini, TribunPadang.com masih mencari infomasi lengkap atas peristiwa ini.

Setelah Gantung Putranya, Kemudian Sang Ayah Gantung Diri di Bogor, Keduanya Tewas, Ini Kronologinya

Bunuh Diri 2 Hari Jelang Nikah

Kasus seorang wanita ditemukan tewas gantung diri juga pernah terjadi di Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar beberapa waktu lalu.

Viral serta beredar begitu cepat melalui grup-grup WhatsApp (WA) serta media sosial sebuah surat terakhir yang diduga milik korban yang bernama Lia Yulrifa (25).

Gadis asal Gampong Kuta Trieng, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya yang ditemukan meninggal tergantung di kusen pintu kamar rumah kontrakannya, di Lorong Tgk Diteupin Dusun Puklat, Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, Rabu (21/8/2019) siang.

Dari foto isi surat yang beredar dan ikut diterima Serambinews.com, bertuliskan kata-kata yang diduga milik Lia Yulrifa dan ditulis oleh korban sebagai surat terakhirnya.

Karena surat tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi jenazah korban ditemukan meninggal tergantung dengan kondisi leher terjerat jilbab yang terikat di bagian kusen pintu kamar rumah kontrakannya itu.

Siapa Ahmad Yani Bupati Muara Enim yang Terjaring OTT KPK? Punya Vespa P150X Tahun 1981

Isi surat itu berisikan

'Mama Maafin Lia.

Lia Sudah Buntu Jalannya. Lia Rasa ini adalah jalan satu-satunya untuk menebus kesalahan yang ada pada bang hendra. Lia sudah ingkar janji sama mama dan bang hendra. Maafin Lia Ma, Ayah, Adek kakan Eza. Lia sayang kali sama mama, ayah dan adek Lia, tapi Lia belum bisa membahagiakan kalian. Maaf'.

Dari foto isi surat yang beredar bertuliskan kata-kata yang diduga milik Lia Yulrifa dan ditulis oleh korban sebagai surat terakhirnya.(Foto Beredar di Group WhatsApp)
Dari foto isi surat yang beredar bertuliskan kata-kata yang diduga milik Lia Yulrifa dan ditulis oleh korban sebagai surat terakhirnya.(Foto Beredar di Group WhatsApp)

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto SH melalui Kapolsek Krueng Barona Jaya, Iptu M Hasan, kepada Serambinews.com, mengatakan surat yang tertulis di sehelai kertas tersebut ditemukan di lokasi mayat gadis tersebut ditemukan meninggal tergantung, plus sebuah pulpen.

Tapi, Iptu Hasan sendiri, mengaku tidak berani berkomentar terlalu jauh mengenai isi surat tersebut, termasuk siapa yang menuliskannya.

Tugu Monas Berdiri di Ibu Kota Baru Kalimantan Timur, Terbuat dari Kayu Ulin, Tingginya 10 Meter

Namun, menurut keterangan Putri Eliza (19), saksi pertama yang mengetahui dan melihat jasad Lia Yulrifa tergantung di pintu kusen kamar tidur korban itu, kepada petugas kepolisian, tanggal 23 Agustus 2019, korban Lia Yulrifa akan menikah.

Tapi, polisi belum berani memastikan apa surat yang ditemukan dekat dengan jenazah Lia Yulrifa itu memiliki kaitan dengan rencana pernikahan korban pada Jumat, 23 Agustus 2019, yang tersisa dua hari lagi tersebut.

Diberitakan sebelumnya, Warga Gampong Meunasah Papeun, Kecamatan Krueng Barona Jaya, Aceh Besar, dihebohkan oleh peristiwa dugaan gantung diri seorang gadis cantik bernama Lia Yulrifa (25), asal Desa Kuta Trieng Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, Rabu (21/8/2019) siang.

Korban yang ditemukan meninggal dunia dengan kondisi leher terjerat jilbab yang diikat di bagian kusen pintu kamar rumah kontrakannya di Lorong Tgk Diteupin Dusun Puklat desa setempat itu, pertama kali diketahui oleh Putri Eliza (19), yang juga mahasiswi asal Nagan Raya yang saat itu ingin menyuci baju ke rumah kontrakan korban.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: Saridal Maijar
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved