Dua Siswa Penumpang Kapal yang Terbalik di Perairan Air Bangis Dirujuk ke RSUD Pasaman Barat

Dua penumpang yang merupakan siswa SMA di Pasaman Barat ini mengalami shock sehingga harus dirawat dan istrahat di RSUD

Dua Siswa Penumpang Kapal yang Terbalik di Perairan Air Bangis Dirujuk ke RSUD Pasaman Barat
istimewa/BASARNASPASAMAN
Korban kapal terbalik di Air Bangis setelah dievakuasi, Minggu (1/9/2019). Korban merupakan rombongan Pramuka 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dua dari 27 penumpang kapal nahas yang terbalik di Perairan Air Bangis harus dibawa ke RSUD Pasaman Barat

Dua penumpang yang merupakan siswa SMA di Pasaman Barat ini mengalami shock sehingga harus dirawat dan istrahat di RSUD.  

Diberitakan sebelumnya sebuah kapal nelayan yang membawa 27 orang terbalik karena diterjang ombak besar di tengah laut antara teluk Air Bangis dengan Pulau Panjang.

Kejadian ini terjadi Minggu (1/9/2019) sekitar pukul 14.30 WIB.

Saat dihubungi oleh TribunPadang.com, Koordinator Basarnas Pasaman Barat, Zulfahmi mengatakan bahwa kapal membawa rombongan pramuka. 

Kapal Pembawa Rombongan Pramuka Terbalik Diterjang Ombak di Perairan Air Bangis, Bawa 27 Penumpang

Kapal Kargo Bermuatan Nikel yang 11 Hari Hilang Kontak Diperkirakan Tenggelam

Istri Selalu Marah-marah dan Suka Mengatur, Suami Nekat Lompat ke Laut dari Kapal Ferry di Malaysia

Ia menjelaskan bahwa kapal nelayan tersebut membawa sebanyak 27 orang diantara ada guru dan siswa SMA di Simpang Empat, anggota PMI, anggota Pramuka, hingga wartawan.

"Di atas kapal tersebut berisi anggota Pramuka ada sebanyak 17 orang siswa, tiga orang guru, dua orang anggota PMI, satu orang Wartawan, dan tiga orang anak-anak," katanya.

Zulfahmi menjelaskan bahwa 27 orang tersebut melaksanakan bakti sosial dalam rangka pelantikan siswa Pramuka.

"27 orang tersebut berangkat dari pulau Panjang menggunakan kapal nelayan setelah selesai melaksanakan bakti sosial dalam rangka pelantikan siswa Pramuka," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa dalam kejadian ini penumpang dan awak kapalnya dalam keadaan selamat.

Kapal Kargo MV Nur Allya Muatan Nikel Dikabarkan Hilang di Sekitar Pulau Buru

Bangkai Kapal dan Sampah Batang Arau akan Dibersihkan, Ditenggelamkan Di Lautan Lepas Sebagai Rumpon

"Ini dalam rangka Bakti Sosial Pramuka, Pembina Pramuka itu kebetulan juga kepala markas PMI," katanya.

Dikatakannya kapal tersebut sempat terombang ambing di lautan sebelum dua kapal penumpang dari Air Bangis menuju Pulau Panjang melintas dan membantu penyelamatan.

"Sesampai di dermaga korban langsung dibawa ke Puskesmas Air Bangis. 15 siswa sudah dipulangkan ke asrama dan dua orang siswa dibawa ke RSUD Pasaman barat karena shock," katanya.(*)

Penulis: Rezi Azwar
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved