Sempat Ditolak Penerbit, Kini Karya Boy Chandra Jadi Best Seller Hingga Difilmkan
Bagi Tribuners yang suka membaca, pasti tidak asing lagi dengan nama Boy Chandra. Seorang penulis muda
Penulis: Debi Gunawan | Editor: Emil Mahmud
Dia mengaku target itu dijalankannya dengan santai dan menunggu waktu yang tepat.
"Sebenarnya tahun 2016 sudah ada tawaran, namun ditolak," ungkapnya.
Diawal menulis keluarga Boy sempat Bingung dengan profesi yang dijalankannya, karena menurutnya itu terjadi karena mereka belum paham.
"Kalau wartawan kan jelas kantornya, sedangkan ini gak ada kantornya, jadi mereka belum paham aja," ungkap Boy.
Namun sampai saat ini dengan keberhasilan yang telah diraih Boy, dukungan keluarga dan istrinyapun sudah tinggi.
Ia menulis juga untuk meningkatkan minat baca masyarakat Indonesia, khusunya kalangan remaja.
"Mungkin kedepannya akan menulis dengan genre-genre yang lain," tutur Boy.
Setelah menyadari pembaca novelnya banyak dari kalangan remaja, Ia pun agak selektif memilih cerita dikaryanya.
"Mungkin adegan-adegan dewasa gak ada lagi, kalau kedepannya saya buat memang khusus untuk usia pembaca tertentu," jelas Boy.
Teks Foto: Boy Chandra. Dokumen Pribadi Boy Chandra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/chandra-boy.jpg)