Tim Gabungan Kodim 0311/Pessel, Polres dan BPBD Padamkan Kebakaran Hutan Produksi Konversi

50 hektare (Ha) kawasan hutan produksi konversi (HPK) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar)

Tim Gabungan Kodim 0311/Pessel, Polres dan BPBD Padamkan Kebakaran Hutan Produksi Konversi
ten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), baru-baru ini dikabarkan terbakar. Kebakaran lahan HPK itu diketahui, saat jajaran Komando
Seluas 50 hektare (Ha) kawasan hutan produksi konversi (HPK) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), baru-baru ini dikabarkan terbakar. 

TRIBUNPADANG.COM - Sekitar 50 hektare/Ha kawasan Hutan Produksi Konversi (HPK) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, baru-baru ini dikabarkan terbakar.

Kebakaran lahan HPK itu diketahui, saat jajaran Komando Distrik Militer (Kodim) 0311 Pesisir Selatan, melakukan pemantauan terkait dengan kebakaran hutan dan lahan yang terpantau melalui aplikasi LAPAN Fire Hotspot pada Sabtu  (10/8/2019).

Rilis dari Penerangan Korem(Penrem)032/Wirabraja, menyebutkan pihaknya juga mendapatkan laporan itu dari aplikasi LAPAN fire hotspot.

Sekitar 75 Hektare Hutan Produksi Konversi di Pesisi Selatan Terbakar, Polisi Selidiki Penyebabnya

Bahwasanya, titik api itu terpantau ke arah Pinang Sebatang areal kawasan HPK yang terletak di perbatasan antara Kecamatan Lunang dan BAB Tapan. Hingga kini, belum diketahui penyebab terbakarnya kawasan HPK itu.

"Meski saat ini masih dalam tahap penyelidikan, namun diduga kuat ada unsur kesengajaan. Jajaran Komando Distrik Militer 0311 Pesisir Selatan menemukan fakta, kalau ada peralihan lahan yang sebelumnya terdapat tanaman pakis, menjadi lahan perkebunan talas. Lahan HPK yang terbakar itu saat ini digarap oleh sejumlah warga Nagari Sungai Serik, Kecamatan Silaut yang tergabung dalam kelompok Tani Bina Mandiri," ujar Dandim 0311 Pesisir Selatan,Letkol Kav Edwin Dwiguspana yang diikutip dari Penrem 032/Wirabraja melalui rilis yang diterima TribunPadang.com, Senin (12/8/2019)

"Indikasi dibakar iya. Awalnya tanaman pakis, kemudian diracun dan terus mengering. Pakis itu dibakar untuk lahan. Sekarang banyak ditanami pohon talas,"kata dandim.

Curhat Pedagang Bendera di Kota Padang: Penjualan Menurun hingga Pembeli Tawar Harga di Bawah Modal

Pihaknya bersama dengan Kepolisian dan BPBD Pesisir Selatan bergerak menuju lokasi. Setiba di lokasi, pihak menemukan titik api serta kabut asap yang cukup tebal.

Tim pun berusaha melakukan upaya pemadaman semampunya.

Menurut keterangan yang dihimpun pihak.kodim 0311/Pessel, menyebutkan titik api mulai terlihat sejak hari Selasa 6 Agustus 2019. Namun belumlah diketahui dari mana asal mula api.

(*/Penrem 032/Wirabraja/TribunPadang.com)

Penulis: Emil Mahmud
Editor: Saridal Maijar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved