Gempa Sumbar
BMKG: Gempa 5,3 SR di Pariaman Sumbar Dipicu Penyesaran Naik di Zona Megathrust Samudra Hindia
BMKG: Gempa 5,3 SR di Pariaman Sumbar Dipicu Penyesaran Naik di Zona Megathrust Samudra Hindia
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gempa bumi dengan 5,3 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Pariaman pada pukul 04.11 WIB, Minggu (11/8/2019).
Dikutip dari laman resmi BMKG, pusat gempa berada di 0.86 Lintang Utara dan 99.33 Bujur Timur dengan kedalaman 28 kilometer atau 93 Barat Daya Pariaman, Sumatera Barat.
Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki kekuatan M=5,3 yang kemudian dimutakhirkan menjadi M=5,2.
Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 0,88 LS dan 99,3 BT atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 97 km arah barat Kota Pariaman, Propinsi Sumatera Barat pada kedalaman 53 km.
• Gempa Bumi 5,3 SR Mengguncang Pariaman, Getaran Terasa hingga Padang Sumbar
Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono mengatakan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, tampak bahwa gempa bumi ini termasuk dalam klasifikasi gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia ke bawah Lempeng Eurasia.
Tepatnya di zona Megathrust yang merupakan zona subduksi lempeng yang berada di Samudera Hindia sebelah barat Sumatera.
Konvergensi kedua lempeng tersebut membentuk zona subduksi yang menjadi salah satu kawasan sumber gempa bumi yang sangat aktif di wilayah Sumatera.
• Jemaah Salat Idul Adha di Kantor Gubernur Sumbar Tumpah hingga ke Jalan, Koran Dijadikan Alas
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi ini dipicu oleh penyesaran naik (Thrust Fault).
Sementara, dampak gempa bumi berdasarkan Peta Tingkat Guncangan (Shakemap BMKG) menunjukkan bahwa guncangan dirasakan di daerah Padang Panjang, Pariaman, Padang dengan intensitas guncangan IV MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah).
Pasaman dengan intensitas guncangan III MMI (Getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu).
Bukittinggi dengan intensitas guncangan II-III MMI, Pesisir Selatan II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda yang digantung bergoyang).
• INFO BMKG: Prakiraan Cuaca Sumbar 11-13 Agustus 2019, Berpotensi Hujan di Pasaman Barat & Agam
Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi tidak berpotensi tsunami.
Hingga pukul 04.36 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan (aftershock).
Rahmat Triyono mengimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/ilustrasi-gempa-bumi.jpg)