Padang

Ribuan Peserta Penerima Bantuan Iuran BPJS di Kota Padang Terancam Dinonaktifkan

Sekitar 2000 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Padang terancam dinonaktifkan

Ribuan Peserta Penerima Bantuan Iuran BPJS di Kota Padang Terancam Dinonaktifkan
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi 

2.000 Peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) di Padang bakal dinonaktifkan

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG-  Sekitar 2000 peserta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Padang terancam dinonaktifkan.

Hal itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial Nomor 79 Tahun 2019 yang dikeluarkan pada 16 Juli 2019 yang menonaktifkan 5,2 juta peserta PBI BPJS di seluruh Indonesia.

Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Afriadi mengatakan sekarang ada 25.000 peserta PBI BPJS, padahal sebelumnya terdapat 27.000 peserta PBI BPJS.

"Kita menerima data, di kota Padang ada 25.000 peserta PBI PBJS, sebelumnya 27.000 peserta PBI PBJS. Berarti ada sekitar 2000 peserta PBI PBJS yang dinonaktifkan di kota Padang," ujar Afriadi kepada TribunPadang.com, Senin (5/8/2019).

Afriadi menjelaskan mengenai keputusan kementerian sosial tersebut, pemerintahan kota Padang akan menguji coba di lapangan.

Jika dari data kementerian tersebut terdapat data yang sudah terdaftar di Basis Data Terpadu (BDT) maka akan dikeluarkan.

Selain data dari kementerian Sosial, berdasarkan rapat kerja Jaminan Kesehatan (Jamkes) Sumbar Sakato ada 52.000 masyarakat Padang yang belum masuk ke DPT.

Selanjutnya, Pemkot Padang melalui beperda akan membentuk tim informasi teknologi/IT khusus, yang bekerja di lapangan untuk memastikan data-data yang ada sesuai lapangan.

Penulis: Rima Kurniati
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved