Mengenal Lebih Dekat Perpustakaan Daerah Sumbar Ada 36.672 Judul Buku dengan 153.219 Eksemplar
Hai Tribunners. Sudah pernah berkunjung ke perpustakaan daerah Sumbar? Perpustakaan Daerah Sumbar berada di Jalan Diponegoro No 4, Belakang Tangsi,
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Anggota perpustakaan bisa meminjam tiga judul buku selama 15 hari. Namun, jika habis masa waktu yang telah diberikan, dia berhak melakukan dua kali perpanjangan.
Sementara, tata cara meminjam sama seperti perpustakaan pada umumnya. Yang bersangkutan datang lalu mencari buku melalui katalog online.
"Jika menemukan buku yang dicari, anggota bisa langsung ke rak. Cari buku di rak. Setelah cocok dan menemukan buku yang dipinjam, baru diserahkan kepada petugas," paparnya.
Setelah itu, si peminjam wajib mengisi nomor anggota pada lembar yang diberikan pertugas, kemudian akan di stempel oleh petugas.
Peminjaman buku tidak boleh lewat dari waktu yang telah ditentukan. Jika terlambat akan dikenakan biaya denda Rp 500 per buku per hari.
Denda tersebut akan di setor ke kas daerah sebab ada Perda jika uang yang ditarik instansi pemerintah, harus diserahkan ke kas daerah.
Sementara, jika ada buku yang hilang, dia harus mengganti dengan buku yang sama. Kalau tidak ketemu dengan harga yang sama, boleh buku berbeda.
• Gudang Lagu DJ Tik Tok- Download DJ Sungguh Ku Merasa Lelah hingga DJ Haning Lagu Dayak
• Gudang Lagu Via Vallen Koplo - Download Lagu Senorita MP3 Via Vallen Full Album Terbaru 2019
• Penundaan Laga Final Piala Indonesia, Ini Reaksi Advokat Makassar
Yelvi Oktavia mengungkapkan alasan aturan tersebut diterapkan. Menurutnya, buku adalah aset pemerintah, kalau tidak diterapkan aturan seperti itu jumlah buku akan berkurang bahkan tidak tersedia lagi diperpustakaan.
"Kita juga tidak mencari keuntungan di sini. Kita hanya sebatas penyedia dan penyalur informasi," tegasnya.
Di sisi lain, Kasi Pengembangan dan Pengolahan Bahan Pustaka Rudi Yasman menyebut di perpustakaan daerah, sebetulnya koleksi buku cukup banyak.
Namun setelah gempa 7,9 Scala Richter yang menimpa Sumbar pada 30 September lalu, banyak buku Pusda yang mengalami kerusakan.
"Dari ratusan ribu buku yang ada saat itu, yang masih dapat terpakai hanya 10 persen yakni 31.846 judul buku dengan 127.384 Eksemplar," jelas Rudi.
Rudi Yasman mengungkapkan ratusan buku tersebut, masih bisa digunakan karena kondisinya masih bagus. Namun, tidak semua buku itu disimpan di ruang pelayanan.
"Kami simpan di ruang arsip sebab rak tidak memadai. Jika pustaka keliling sedang beroperasi, ada juga petugas mengambil buku dari sana," ungkapnya.
Sementara itu, untuk mengoptimalkan dan menjangkau kebutuhan masyarakat di daerah pinggiran, Yelvi Oktavia mengatakan Dewan Perpustakaan Sumbar menyediakan mobil untuk pustaka keliling.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/kasi-promosi-dan-layanan-perpustakaan-daerah-sumbar-yelvi-oktaviajpg.jpg)