Breaking News:

HGK PKK Nasional di Padang

Masyarakat Diimbau Bikin Lubang Resapan Biopori untuk Antisipasi Bencana Banjir

Saat hujan di beberapa titik di Kota Padang mengalami banjir. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya tempat resapan air hing

Penulis: Merinda Faradianti | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Merinda Faradianti
Stand DLH Provinsi Sumbar di acara HGK PKK Nasional di Kota Padang, Sumbar baru-baru ini. 

Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Imbau Masyarakat Membuat Lubang Resapan Bipori Guna Mengatasi Banjir

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Merinda Faradianti

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Saat hujan di beberapa titik di Kota Padang mengalami banjir. Hal tersebut dikarenakan tidak adanya tempat resapan air hingga sampah yang menutupi drainase.

Staf Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat (DLH Sumbar), Agung Nugroho, yang menunggui stand DLH Sumbar saat HGK PKK Nasional mengungkapkan masyarakat perlu membuat lubang resapan biopori untuk mencegah banjir.

"Lubang Resapan Biopori ini disingkat dengan LRB itu adalah lubang yang dibuat vertikal yang diisi dengan sampah organik sebagai sumber makanan fauna yang ada didalam tanah.

Sehingga bisa membuat bipori atau liang-liang kecil di dalam tanah. Gunanya menjadi tempat untuk resapan air," kata Agung Nugroho, Sabtu (27/7/2019) siang.

Menurutnya, upaya membuat LRB merupakan solusi untuk mencegah banjir. Pembuatan LRB tidak sulit hanya membutuhkan bor bipori untuk membuat lubang vertikal.

"Peralatannya hanya bor tanah kalau tidak ada bisa menggunakan linggis untuk bisa membuat lubang vertikal.

Kira-kira kedalamannya 100 cm dengan diameter 10 cm sampai 30 cm," jelas Agung Nugroho.

Agung Nugroho, menuturkan sampah organik yang bisa dimasukkan ke dalam LRB adalah bahan-bahan yang mudah terurai oleh fauna tanah.

"Misalnya rumput, daun, sisa-sisa makanan atau yang biasa disebut sampah organik. Intinya jangan pernah memasukkan sampah seperti plastik, kaleng, dan lain sebagainya," papar Agung Nugroho.

Sejauh ini lanjutnya, manfaat membuat LRB adalah menjadi tempat air hujan meresap ke dalam tanah. Kemudian menjaga ketersediakan air tanah.

"Tak hanya untuk menjadi tempat resapan air tanah saja tapi juga bisa dijadikan untuk membuat pupuk kompos.

Dengan cara yang mudah, LRB bisa menjadi salah satu cara kita menyelamatkan bumi dan menjaga ketersediaan air tanah," imbuh Agung Nugroho.

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved