Breaking News:

Sidang MK

GURU BESAR Unand, Saldi Isra dan 8 Hakim MK Sidangkan Perselisihan Hasil Pilpres 2019

Saldi Isra menjadi salah seorang Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) yang akan meyidangkan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU)

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
GURU BESAR Unand, Saldi Isra dan 8 Hakim MK Sidangkan Perselisihan Hasil Pilpres 2019
KOMPAS.Com/FABIAN JANUARIUS KUWADO
Hakim MK, Saldi Isra

TRIBUNPADANG.COM, JAKARTA - Saldi Isra menjadi salah seorang Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) bersama delapan hakim MK lainnya, akan menyidangkan perkara perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) untuk calon presiden dan wakil presiden pada Pemilu 2019 telah bergulir di Mahkamah Konstitusi (MK).

Saldi Isra yang juga merupakan dosen sekaligus Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas (Unand) bakal menyidangkan perkara tersebut akan digelar pada Jumat (14/6/2019) mulai pukul 09.00 WIB.

Hasil akhir sengketa pemilihan presiden dan wakil presiden tersebut kini berada di tangan 9 Hakim Konstitusi.

Putusan yang akan dibacakan pada 28 Juni 2019, akan menentukan pemimpin Indonesia untuk 5 tahun mendatang.

Berikut profil 9 hakim yang akan menangani perkara PHPU:

1. Anwar Usman

Anwar merupakan Ketua Mahkamah Konstitusi saat ini. Pria yang lahir pada 31 Desember 1956 ini mendapat gelar Sarjana Hukum dari Fakultas Hukum Universitas Islam Jakarta, pada 1984.

Anwar kemudian memeroleh gelar S-2 Program Studi Magister Hukum STIH IBLAM Jakarta, pada 2001.

Setelah itu, pada 2010, Anwar menempuh gelar S-3 Program Bidang Ilmu Studi Kebijakan Sekolah Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.

Pria yang mencintai seni peran dan teater ini pernah memegang sejumlah jabatan di Mahkamah Agung, di antaranya menjadi Asisten Hakim Agung mulai dari 1997 – 2003.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved