Breaking News:

Stasiun TV dan Radio Oposisi Nigeria Ditutup karena Dinilai Memecah Belah Bangsa

Otoritas penyiaran Nigeria menutup stasiun radio swasta dan stasiun televisi dimiliki oleh tokoh oposisi utama

Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
aclu-ms.org
Ilustrasi 

TRIBUNPADANG.COM, ABUJA - Otoritas penyiaran Nigeria menutup stasiun radio swasta dan stasiun televisi dimiliki oleh tokoh oposisi utama.

Diwartakan AFP, Kamis (6/6/2019), Komisi Penyiaran Nasional Nigeria (NBC) telah menangguhkan lisensi Daar Communications Plc, pemilik Televisi Independen Afrika (AIT) dan radio RayPower FM atas pelanggaran kode siaran.

NBC menyatakan, telah memanggil manajemen stasiun selama dua tahun untuk mengatasi dugaan bias dalam siaran mereka.

Perusahaan itu gagal memenuhi kewajiban keuangan kepada pihak berwenang.

Pernyataan NBC menyebut, kedua stasiun penyiaran itu memulai penggunaan siaran yang memecah belah, menghasut dan melakukan propaganda untuk melawan pemerintah.

"NBC melakukan fungsi hukumnya mengatur industri penyiaran di Nigeria," demikian bunyi pernyataan tersebut.

"Ada perintah penutupan sampai pemberitahuan lebih lanjut," lanjutnya.

Kedua stasiun siaran tersebut dimiliki oleh seorang taipan bisnis bernama Raymond Dokpesi, yang juga anggota kunci dari oposisi Partai Rakyat Demokrasi (PDP).

Dokpesi sebelumnya menuduh NBC mengintimidasi kerajaan medianya atas instruksi kepresidenan Nigeria.

"Kami berada di jalan yang sebelumnya dilalui. Media dan pemberitaan pers akan tutup," kata Dokpesi beberapa jam sebelum penangguhan lisensinya.

Dokpesi, mendirikan RayPower FM sebagai pelopor Radio swasta pada 1994 dan AIT pada 1998.

Lembaga Reporters Without Borders menempatkan Nigeria di peringkat 119 dari 180 negara pada Indeks Kebebasan Pers Sedunia.

Di negara itu, jurnalis sering diancam, mengalami kekerasan fisik, atau tidak diberi akses informasi oleh pejabat pemerintah, polisi, dan terkadang publik sendiri.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Dianggap Memecah Belah, Stasiun TV dan Radio Opisisi Nigeria Ditutup

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved