Secara Resmi WHO Memasukkan Kecanduan Game sebagai Gangguan Mental

Badan Kesehatan Dunia menjelaskan bahwa gangguan game harus didiagnosis dengan penuh kehati-hatian. Seseorang yang selalu bermain game tidak bisa ser

Secara Resmi WHO Memasukkan Kecanduan Game sebagai Gangguan Mental
tribunnews
ilustrasi-anak-bermain-game_20180808_134927 

TRIBUNPADANG.COM - Badan Kesehatan Dunia menjelaskan bahwa gangguan game harus didiagnosis dengan penuh kehati-hatian.

Seseorang yang selalu bermain game tidak bisa serta merta dianggap telah kecanduan.

Gangguan ini baru terjadi ketika kebiasaan bermain game mengganggu kehidupan mereka.

Gangguan bermain game oleh WHO telah secara resmi dimasukkan sebagai salah satu kondisi kesehatan mental yang dapat didiagnosis secara medis.

72 % PNS & 78 Persen Karyawan BUMN Disinyalir Pilih Prabowo - Sandi

Jadwal Film di Bioskop Kota Padang, Ada Film John Wick, Aladdin dan Godzilla II:King of The Monsters

Promo TIX ID Godzilla II:King of The Monsters Tayang Perdana Hari Ini,Diskon 50 Persen Tiket Pertama

RAMALAN Zodiak Cinta 30 Mei 2019, Wah! Cancer Segera Dilamar Sama Kekasih Tercinta

Penumpang Pesawat Turun Drastis Mencapai 83 Persen di H-7 Lebaran

Keputusan ini dituangkan dalam International Classification of Diseases edisi terbaru atau ICD-11.

Dalam ICD-11, WHO menulis bahwa gangguan bermain video game adalah “pola bermain game yang terus-terusan atau berulang” di mana orang tersebut kehilangan kontrol akan perilakunya.

Seseorang yang mengalami gangguan ini menjadikan bermain game sebagai prioritas di atas aktivitas lainnya, dan terus bermain meski mengalami konsekuensi negatif, seperti kerusakan hubungan dengan keluarga, hubungan sosial, pekerjaan dan lainnya.

KLASEMEN Sementara Pekan Ke-3, Intip Posisi Terkini Semen Padang FC

Madura United Punya Greg, Rakic, dan Beto Jadi Trio Maut Penyumbang 77 Persen Gol

FINAL 2 Gol Hazard, Sundulan Giroud dan Sontekan Pedro Antarkan Chelsea Juara

LIRIK Lagu Wali Band Kuy Hijrah, Dilengkapi Video Youtube dan Cara Download MP3

Hanya Imbang, Persib Bandung Perpanjang Catatan Buruk Laga di Kandang Semen Padang

Gejala ini harus dialami setidaknya selama setahun sebelum seseorang dapat didiagnosis mengalami gangguan bermain game; sehingga menurut Dr Shekhar Saxena yang merupakan pakar kesehatan mental untuk WHO, hanya sedikit orang yang bermain video game dapat didiganosis mengalami kecanduan.

Pro dan kontra Keputusan WHO ini jelas menimbulkan reaksi pro dan kontra dari para ahli.

Pasalnya, banyak asosiasi psikiatri, termasuk APA di Amerika Serikat, yang memutuskan untuk tidak memasukkan kecanduan game sebagai salah satu jenis gangguan mental.

Halaman
12
Editor: Mona Triana
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved