Agam

Bus Bukittinggi - Pasaman, Rem Blong Keluar dari Jalan Raya dan Masuk Jurang

Bus Bukittinggi-Pasaman bernama Family Ceria nomor Polisi BA 7747 DU jurusan Bukuttinggi-Pasaman terjun bebas ke jurang sedalam 50 meter di Kelok 4

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/POLRES AGAM
Anggota kepolisian Polres Agam mendatangi lokasi --di tempat kejadian perkara/TKP laka lantas tunggal di Kelok 44 Agam -- tepatnya di Kelok 28 Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Selasa (28/5/2019). 

Laporan wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bus Bukittinggi-Pasaman bernama Family Ceria nomor Polisi BA 7747 DU jurusan Bukuttinggi-Pasaman terjun masuk jurang sedalam 50 meter di Kelok 44 Agam -- persisnya di Kelok 28 Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (28/5/2019) sekitar pukul 15.45 WIB. Dalam kecelakaan lalu-lintas tunggal (Laka tunggal) ini ada satu unit bus dikabarkan rusak berat.

Staf Divisi Penanggulangan Bencana dan Posko PMI di Kabupaten Agam, Fery Yona Syaputra mengatakan bahwa akibat dari kecelakaan ini banyak korban yang luka-luka sehingga harus dilarikan ke Puskesmas.

"Saya stay di markas, teman-teman yang terjun kelapangan, kami dari anggota PMI kabupaten agam melakukan mengevakuasi korban kecelakaan," kata Fery Yona Syaputra.

Fery Yona Syaputra mengatakan bahwa mobil itu berada sekitar 50 meter tergulingnya dari jalan raya rute Bukittinggi - Pasaman.

"Kami memberikan pertolongan pertama bagi korban di lokasi kemudian para penumpang dibawa ke RS dan Puskesmas terdekat," kata Fery Yona Syaputra.

Fery Yona Syaputra melihat keadaan mobil cukup parah dan berada di sawah, karena di bawah kelok 28 itu adalah jurang yang cukup dalam dan ada sawah di bawahnya.

Kapolres Agam, AKBP Ferry Suwandi membenarkan telah terjadi laka lantas tunggal sebuah mobil bus yang berisi 30 penumpang.

"Bus yang tengah bermuatan 30 orang penumpang ini rebah sehingga membuat enam orang dari 30 penumpang dalam bus tersebut mengalami luka-luka," ujar AKBP Ferry Suwandi kepada TribunPadang.com, Selasa.

Kapolres menjelaskan untuk penyebab kecelakaan dikarenakan bus mengalami rem blong.

"Saya mengimbau kepada masyarakat agar berhati-hati dalam melewati jalur kelok 44, pastikan kondisi kendaraan dalam kondisi layak jalan, terutama rem, dan kemudi yang memadai," ujar kapolres.

Kanit Lantas Polres Agam Ipda Bermana Manda mengatakan bahwa tidak ada korban yang meninggal, enam penumpang mengalami luka-luka dan dibawa ke Puskesmas Ambun Pagi Kecamatan Matur dan Rumah Sakit (RS) di Bukittinggi.

"Empat orang mendapatkan perawatan di Puskesmas Ambun Pagi dan dua orang di Rumah Sakit di Bukittinggi, yang jelas korban sudah dibawa ke puskesmas dan rumah sakit" ujar Ipda Bermana Manda.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved