Danrem 032/Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo Perkenalkan BIOS 44 Kepada Pimpinan BRI
Danrem 032//Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, SIP memperkenalkan Bios 44 kepada pimpinan BRI dan stafnya di RM
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM - Danrem 032//Wirabraja Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, SIP memperkenalkan Bios 44 kepada pimpinan BRI dan stafnya di RM Taman Palm di Kota Padang, Senin (20/05/2019).
Rilis penerangan korem (Penrem) 032/Wirabraja yang diterima TribunPadang.com, Selasa (21/5/2019) menyebutkan Danrem 032//Wirabraja, Brigjen TNI Kunto Arief Wibowo, SIP sekaligus memanfaatkan waktu tersebut untuk memperkenalkan Bios 44.
Kegiatan silaturrahmi serta buka puasa bersama antara Danrem 032/Wirabraja beserta staf dengan Pimpinan wilayah BRI tersebut berlangsung di RM Taman Palm di Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (20/5/2019).
Danrem menjelaskan bahwa BIOS 44 adalah cairan Bio organisme yang memiliki banyak manfaat kepada para petani dan para petambak Ikan maupun udang.
“Bios 44 telah mendapatkan hak paten dan telah teruji manfaatnya, baik untuk petani sawah, sayur mayur berbagai macam komoditi, petambak udang dan ikan,” jelas danrem.
Danrem juga menjelaskan perbedaan yang sangat mencolok antara hasil petani dan petambak yang menggunakan BIOS 44, tapi tidak menggunakan BIOS 44.
Sejauh mana lanjutnya hasil pertanian dan petani ikan maupun udang yang menggunakan BIOS lebih cepat besar pertumbuhannya, dibandingkan dengan yang tidak menggunakan Bios.
“Kita temukan perbedaan yang sangat mencolok antara hasil petani dan petambak yang menggunakan BIOS 44 dengan yang tidak menggunakan BIOS 44, yang mana pertanian dan petani baik ikan maupun udang yang menggunakan BIOS lebih cepat besar pertumbuhannya di bandingkan dengan yang tidak menggunakan Bios,” jelas danrem sambil mencontohkan hasil yang sudah diperoleh.
Selanjutnya, danrem juga menjelaskan bahwa disamping dapat menyuburkan tanah kembali bahwa BIOS 44 juga bermanfaat untuk mengurangi dampak kebakaran lahan gambut.
Pihaknya menyebutka telah dilaksakan ujicobanya di Wilayah Sumatera Selatan pada saat terjadi Karhutla mulai dari 2015 lalu.
Utamanya, BIOS 44 juga telah banyak dimanfaatkan dalam rangka membantu pertumbuhan penanaman Pohon Mitigasi di sepanjang Pantai di Sumbar.
Alhasil, pohon yang sudah hampir mati dan bahkan sudah berjamur sekalipun dapat berkembang dan tumbuh kembali dengan baik.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut pimpinan Wilayah BRI Sumatera Barat, Samsul Arifin beserta Staf, Kasrem 032/Wirabraja Kolonel Inf Edi Nurhabad, Kasiren Korem Kolonel Inf Chrisharjoko, Kasilog Kolonel Kav Asep Solihin, dan Kasiter Kolonel Inf Budi Prasetyo.
(*/TribunPadang.com/Emil Mahmud)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/danrem-bri.jpg)