Dipukul hingga Ditendang Pelanggan, Simak Suka Duka Kapster Khusus Potong Rambut Anak-anak di Padang

Een bercerita paling sulit itu saat mendapatkan customer yang agak rewel atau lasak. Dia pernah ditendang, hingga dipukul oleh pelanggan anak-anak

Dipukul hingga Ditendang Pelanggan, Simak Suka Duka Kapster Khusus Potong Rambut Anak-anak di Padang
TribunPadang.com/NadiaNazar
Dipukul hingga Ditendang Pelanggan, Simak Suka Duka Kapster Khusus Potong Rambut Anak-anak di Padang 

Ditemui TribunPadang.com, Sabtu (7/4/2019) Manager sekaligus Kapster Trollscuts, Heendra Saat, mengatakan senang bisa bertemu dan berbaur dengan anak-anak kecil ini.

Heendra Saat (36) sedang melakukan creambath kepada anak berusia 4 tahun di Trollscuts Barbershop Kids & Salon Anak
Heendra Saat (36) sedang melakukan creambath kepada anak berusia 4 tahun di Trollscuts Barbershop Kids & Salon Anak (TribunPadang.com/NadiaNazar)

"Senang bertemu mereka, yang tadinya biasa aja dengan anak-anak sekarang jadi suka anak-anak. Sekaligus di sini bisa menyalurkan skill sendiri, mengapresiasi skill juga," sebutnya.

Perempuan yang akrab disapa Een ini mengatakan beberapa triknya untuk mendekati si kecil seperti tersenyum, menyapa, menanyakan namanya, hingga memberikan kata-kata yang sekiranya membuat mereka bingung.

"Biasanya kalau mereka nangis terus kita alihin dengan kalimat seperti kok cicaknya besar ya," kata Een menirukan kalimatnya saat berkomunikasi dengan anak-anak.

Putra, Siswa Kelas II MTS yang Berhasil Meretas Situs NASA, Menekuni Keahliannya Sejak SD

Ramalan Zodiak Cinta Senin 8 April 2019, Aries yang Jomblo Sedang Kepikirian Masa Lalu

Hal tersebut, kata Een berpengaruh agar anak-anak yang tadinya menangis sehingga bisa berhenti menangis.

Selain itu, beberapa trik lainnya dengan cara diajak bicara hingga diberi mainan.

Een bercerita paling sulit itu saat mendapatkan customer yang agak rewel atau lasak.

Menurutnya, mending anak tersebut menangis dibandingkan mereka berbuat rewel.

"Kan potongannya harus rapi dan bersih, takutnya kalau mereka rewel seperti memutar-mutar kepalanya, nanti membahayakan tubuhnya sendiri, takutnya nanti terluka kena alat," jelas perempuan berusia 36 tahun ini.

Een menjelaskan biasanya anak-anak yang berusia 3 tahun ke atas cenderung berbuat seperti itu, sedangkan anak-anak yang berumur 3 tahun ke bawah cenderung hanya menangis.

Halaman
1234
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved