Christine Hakim Gandeng 300 UKM dan 700 Produk Khas Sumatera Barat
Seorang perempuan paruh baya menyapa ramah pengunjung Toko Keripik Balado Christine Hakim, Kota Padang, Senin (1
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Vovo Susatio
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang perempuan paruh baya menyapa ramah pengunjung Toko Keripik Balado Christine Hakim, Kota Padang, Senin (18/2/2019), menjelang sore.
Wanita berusia 62 tahun itu terlihat rapi. Christine Hakim demikian namanya sekaligus nama usaha atau merek dari bisnis yang ditekuninya.
Rambutnya berwarna kecoklatan dan putih. Terlihat serasi dengan setelan gaun bermotif etnik warna pastel yang ia kenakan.
Seuntai kalung berwarna keemasan melingkar di leher. Begitu juga pergelangan tangan kiri dan kanan, berhias gelang.
Tas tenteng warna hitam melengkapi penampilannya.
"Sudah belanja oleh-oleh makanan? Yuk, coba lihat-lihat kaos di sebelah. Pasti ada yang cocok," ujarnya kepada TribunPadang.com.
Toko yang ia maksud merupakan bagian dari deretan Toko Oleh-oleh Christine Hakim yang berada di Jalan Nipah No 38, Padang, Sumatera Barat.
Perempuan ramah itu adalah Christine Hakim.
Namanya terkenal di Kota Padang, tidak saja karena kesamaan nama dengan artis senior Christine Hakim, tapi juga berkat larisnya penjualan oleh-oleh dari toko yang ia kelola.
Banyak wisatawan dan warga asal Sumatera Barat membawa kardus-kardus berisi oleh-oleh penganan khas Sumatera Barat bertanda Toko Kripik Balado Christine Hakim ke berbagai daerah di Indonesia, bahkan mancanegara.
Ini merupakan buah manis dari kesabaran dan ketekunan Christine Hakim bersusah payah berjualan oleh-oleh khas Padang selama puluhan tahun.
Dirangkum dari berbagai sumber, Christine merintis usaha berjualan oleh-oleh keripik balado bersama saudara-saudaranya untuk membantu sang ibu mulai tahun 1980an.
Sedangkan ayah Christine Hakim telah meninggal dunia ketika Christine masih kecil.
Setelah menikah dengan Hosman Salim, Christine Hakim tetap meneruskan usahanya membuat keripik balado yang bahan baku utamanya adalah singkong, cabai merah, gula pasir, dan bumbu racikan khas Christine Hakim.
Tahun 1994, suami isteri ini memilih nama Christine Hakim sebagai merk produk oleh-oleh yang mereka pasarkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/christine-hakim.jpg)