Viral di Facebook Ajakan Serbu Pantai Parangtritis Pakai Baju Hijau, Tantang Nyi Roro Kidul

Di laman media sosial Facebook muncul ajakan kepada ribuan orang untuk menyerbu Pantai Parangtritis dengan memakai baju berwarna hijau.

Editor: Saridal Maijar
MARKUS YUWONO
Viral di Facebook Ajakan Serbu Pantai Parangtritis Pakai Baju Hijau, Tantang Nyi Roro Kidul 

TRIBUNPADANG.COM - Di laman media sosial Facebook muncul ajakan kepada ribuan orang untuk menyerbu Pantai Parangtritis dengan memakai baju berwarna hijau.

Acara tersebut sampai saat ini tidak ada koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bantul.

Dari pantauan Kompas.com Jumat (19/7/2019) hingga pukul 13.45 WIB, acara di laman Facebook berjudul "Ayo ribuan orang Serbu ParangTritis pakai baju hijau" yang akan digelar Minggu 22 September 2019 pada pukul 10.00 WIB, sudah ada 3.900 orang berencana hadir, dan 10.000 lainnya tertarik.

Dalam laman tersebut tertulis, "Karena area 51 terlalu jauh, kita pilih spot lain yang sama menantangnya. Kita sebut saja Area +62.

Via Vallen Nyanyikan Lagu Sungguh Ku Merasa Resah dan Video Gerakan DJ Tik Tok yang Lagi Viral

Katanya kalau pakai baju hijau ke Pantai Parangtritis nanti bisa ilang sama Nyi Roro Kidul.

Kalau ada ribuan orang nyerbu masa iya ilang masal," tulis dalam rincian acara.

Dalam kolom diskusi, sebagian besar menanggapi dengan guyonan, "Kami dari desa Konoha turut meramaikan acara" hingga "Nyi Roro Kidul : "Hello gaes, selamat datang di konten mukbang pertama aku..." tulis salah satu peserta.

Kepala Dinas Pariwisata Bantul Kwintarto Heru Prabowo mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum mengetahui dan menerima pemberitahuan acara tersebut.

VIDEO VIRAL Pria Kecanduan Game Alami Gangguan Jiwa, Jari Selalu Bergerak Meski Tak Ada Smartphone

Padahal, jika akan ada acara melibatkan ribuan orang, seharusnya mengajukan izin terlebih dahulu.

"Logikanya ada pemberitahuan. Jangan sampai kalau melibatkan orang banyak di situ space yang pada hari yang waktu bersamaan mungkin digunakan, jangan sampai nanti terus tumpukan," ucap Heru, saat dihubungi, Jumat.

"Kalau wisatawan murni sekedar datang silakan, tetapi ada acara di sana, ada koordinasi dengan Dinpar. Prinsip saya tidak melarang," ucap dia.

Disinggung mengenai potensi gesekan antara penduduk lokal yang meyakini mitos Nyi Roro Kidul, pihaknya berharap tidak ada aksi provokatif saat berkunjung.

VIDEO Mesum 20 Detik Viral, Sepasang Remaja Berbuat Asusila di Taman Kali Ngrowo Siang Hari

"Selama tidak gesekan dengan kelompok tertentu enggak ada masalah.

Mitos itu keyakinan mereka. Asalkan tidak ada provokatiflah, kalau saya sekadar datang tidak ada misi lain.

Kalau di sana ada pertentangan Dinpar tidak mengharapkan itu. Wisatawan di pantai selatan Bantul dari berbagai daerah, jangan sampai orang lain dipertontonkan yang tidak pas," kata dia.(*)

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved