KPU Sumbar Koordinasi dengan Kepolisian dan Bawaslu Antisipasi Serangan Fajar 

Menurut Amnasmen, peserta Pemilu dan masyarakat harus merespon dengan baik langkah yang dilakukan oleh pihak Bawaslu.

KPU Sumbar Koordinasi dengan Kepolisian dan Bawaslu Antisipasi Serangan Fajar 
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Ketua KPU Sumbar, Amnasmen 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Jelang pencoblosan Pemilu 17 April 2019, KPU sudah mengantisipasi adanya pelanggaran politik uang atau dikenal juga dengan sebutan 'serangan fajar'.

Ketua KPU Sumbar Amnasmen mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian dan Bawaslu.

"Kita sebetulnya sudah jauh-jauh hari berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan Bawaslu.

Kami sangat bergembira ketika Bawaslu membentuk gugus tugas yang melakukan pengawasan selama 24 jam terhadap potensi kecurangan dengan politik uang," jelas Amnasmen, Selasa (16/4/2019).

Menurut Amnasmen, peserta Pemilu dan masyarakat harus merespon dengan baik langkah yang dilakukan oleh pihak Bawaslu.

Bawaslu Temukan 25 Kasus Praktik Politik Uang Selama Masa Tenang di 13 Provinsi

Banjir Bandang Melanda Situjuah, KPU Sumbar Siapkan Kemungkinan Pemindahan TPS

"Ketika Bawaslu sudah melakukan langkah -langkah antisipasi, masyarakat juga harus terlibat dalam hal yang sama. Jangan sampai demokrasi kita dicederai oleh hal seperti itu," harap Amnasmen.

KPU Sumbar, kata Amnasmen, sudah mendengar dan mendapat informasi mengenai sejumlah orang yang melakukan politik uang jelang Pemilu serentak di Kota Solok.

"Di wilayah lain saya belum tahu. Kalau yang di Solok saya sudah baca dan dengar. Tapi belum begitu jelas," ungkap Amnasmen.

Pada prinsipnya, jelas Amnasmen, proses pemungutan suara tidak boleh terganggu oleh apapun.

Apalagi oleh simbol simbol yang berhubungan dengan peserta Pemilu.

"Jangan sampai ada kepentingan lain dalam proses Pemilu 2019," tutup Amnasmen. (*)

BREAKING NEWS: Banjir Bandang Landa Situjuah Sumbar, Jalan Putus, Sawah dan Rumah Tertimbun Lumpur

Caleg Gerindra Ditangkap di Riau, Amankan Uang Rp500 Juta Diduga untuk Serangan Fajar

Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: afrizal
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved