Semen Padang FC

Dihantam Cedera Pemain, Semen Padang FC Tetap Optimistis Hadapi Persijap Jepara

Semen Padang FC menghadapi tantangan jelang laga pekan ke-28 BRI Super League melawan Persijap Jepara, Senin (20/4/2026).

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
SEMEN PADANG FC - Skuad Kabau Sirah dalam sesi latihan di mes Kabau Sirah, Indarung, Padang, Jumat (17/4/2026), jelang menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-28 BRI Super League. Sejumlah pemain dikabarkan belum bisa bergabung dalam latihan karena cedera dan sakit. 
Ringkasan Berita:
  • Semen Padang FC hadapi Persijap tanpa skuad penuh jelang pekan ke-28
  • Sejumlah pemain absen, ada yang sakit dan masih jalani pemulihan cedera
  • Imran Nahumarury tetap siapkan strategi dengan pemain yang tersedia
  • Latihan terus berjalan, pelatih soroti respons pemain di lapangan
  • Target poin jadi fokus utama, laga kandang tak jadi jaminan menang

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Semen Padang FC menghadapi tantangan jelang laga pekan ke-28 BRI Super League melawan Persijap Jepara, Senin (20/4/2026). Sejumlah pemain dikabarkan belum bisa bergabung dalam latihan karena cedera dan sakit.

Pelatih kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury, mengungkapkan kondisi tersebut usai memimpin latihan di mes Kabau Sirah, Indarung, Jumat (17/4/2026).

Ia menyebut beberapa pemain seperti Samuel Christianson Simanjuntak masih sakit, sementara Alhassan Wakaso dan Irsyad Maulana masih dalam pemulihan cedera.

“Memang ada beberapa pemain yang belum bisa bergabung latihan karena sakit dan cedera. Tapi selebihnya pemain siap,” ujar Imran.

Meski tidak dalam kondisi full team, Imran tetap optimistis timnya mampu tampil maksimal saat menjamu Persijap Jepara di Stadion Haji Agus Salim.

Baca juga: Semen Padang FC Jamu Persijap Jepara, Imran Nahumarury Minta Pemain Kerja Keras di Haji Agus Salim

Menurutnya, tim pelatih masih memiliki waktu untuk memantau kondisi terakhir para pemain sebelum pertandingan berlangsung.

“Kita masih punya beberapa hari untuk melihat sejauh mana kondisi mereka,” katanya.

Di tengah keterbatasan tersebut, Imran justru melihat sisi positif dari semangat para pemain yang tetap tinggi dalam menjalani latihan.

Ia menilai antusiasme pemain menjadi modal penting untuk menghadapi laga krusial tersebut.

“Saya lihat pemain sangat antusias dalam latihan. Itu hal positif untuk persiapan kita,” jelasnya.

Imran juga menegaskan bahwa laga melawan Persijap Jepara sangat penting bagi timnya, sehingga ia meminta seluruh pemain yang tersedia untuk bekerja keras.

Baca juga: Korban Terakhir Banjir Alahan Mati Pasaman Ditemukan Meninggal, Tim SAR: 8 KM dari Lokasi Awal

“Kalau mau menang, kita harus kerja keras. Walaupun main di kandang, itu bukan jaminan,” tegasnya.

Ia menambahkan, timnya tidak ingin terjebak pada hasil pertandingan sebelumnya dan memilih fokus penuh pada laga yang akan datang.

“Yang kemarin kita jadikan pelajaran saja. Fokus kita bagaimana meraih poin di pertandingan ini,” pungkasnya.

SEMEN PADANG FC - Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, memberikan keterangan kepada TribunPadang.com usai memimpin sesi latihan di mes Kabau Sirah, Indarung, Padang, Jumat (17/4/2026), jelang menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-28 BRI Super League.
SEMEN PADANG FC - Pelatih Semen Padang FC, Imran Nahumarury, memberikan keterangan kepada TribunPadang.com usai memimpin sesi latihan di mes Kabau Sirah, Indarung, Padang, Jumat (17/4/2026), jelang menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-28 BRI Super League. (TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto)

Pemain Harus Kerja Keras

Semen Padang FC terus mematangkan persiapan jelang menghadapi Persijap Jepara pada pekan ke-28 BRI Super League.

Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (20/4/2026) pukul 15.30 WIB.

Pelatih kepala Semen Padang FC, Imran Nahumarury, menyebut persiapan tim berjalan normal usai menjalani laga tandang melawan Persis Solo.

Ia mengatakan, tim pelatih langsung melakukan evaluasi terhadap sejumlah aspek permainan, terlepas dari hasil yang diraih sebelumnya.

“Yang pasti persiapan kita normal. Setelah pulang dari pertandingan melawan Persis Solo, ada beberapa aspek yang kita perbaiki. Bagi saya, tidak ada tim yang tidak punya kelemahan. Menang kita evaluasi, kalah juga kita evaluasi,” ujarnya kepada TribunPadang.com usai memimpin latihan di mes Kabau Sirah, Indarung, Jumat (17/4/2026).

Baca juga: 5 Fakta Korban Banjir Pasaman Meninggal Dunia Hanyut Terseret Arus Saat Pergi Wisuda ke Bukittinggi

Imran menegaskan, dirinya terus menanamkan semangat positif kepada para pemain agar tetap fokus menatap pertandingan selanjutnya.

“Saya bilang ke pemain, ini bukan akhir dari segalanya. Kita akan bertanding sampai akhir. Saya coba bangun suasana positif di latihan dan terlihat pemain sangat antusias,” katanya.

Meski demikian, ia mengakui masih ada beberapa pemain yang belum bisa bergabung dalam sesi latihan karena kondisi cedera dan sakit.

Di antaranya Samuel Christianson Simanjuntak yang masih sakit, serta Alhassan Wakaso dan Irsyad Maulana yang tengah dibekap cedera.

“Selebihnya pemain dalam kondisi siap. Kita masih punya beberapa hari untuk melihat kondisi terakhir mereka sebelum pertandingan,” jelasnya.

Baca juga: Korban Terakhir Banjir Alahan Mati Pasaman Ditemukan Meninggal, Tim SAR: 8 KM dari Lokasi Awal

Menghadapi Persijap Jepara, Imran menilai laga ini sangat penting bagi timnya. Ia pun meminta para pemain untuk tampil maksimal dan bekerja keras demi meraih poin.

“Para pemain sudah paham laga ini penting. Saya minta mereka kerja keras. Walaupun kita main di kandang, tidak ada jaminan kalau tidak kerja keras,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa tim pelatih telah menyiapkan berbagai aspek, mulai dari evaluasi, analisis hingga program latihan. Namun, hasil akhir tetap bergantung pada kerja keras pemain di lapangan.

“Kami sudah siapkan semuanya, tapi kembali lagi ke pemain. Saya yakin melihat latihan kemarin dan hari ini, mereka sangat antusias. Itu modal positif untuk menghadapi Persijap Jepara,” tuturnya.

Imran menambahkan, timnya tidak ingin terbebani dengan hasil pertandingan sebelumnya, baik milik sendiri maupun lawan.

“Kita tidak mau lihat ke belakang. Itu hanya jadi beban. Yang kemarin kita jadikan pelajaran, tapi fokus kita bagaimana meraih poin di laga berikutnya. Tidak ada yang tidak mungkin,” pungkasnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved