BRI Super League 2025
Padatnya Jadwal Jadi Sorotan Van Gastel Jelang Hadapi Semen Padang FC
Ia menilai jarak antarpertandingan yang tidak menentu cukup menyulitkan, terutama bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Muhammad Afdal Afrianto
Ringkasan Berita:
- Pelatih PSIM, Van Gastel, menyoroti jadwal liga yang tidak konsisten dan terlalu padat sehingga menyulitkan persiapan tim.
- Ia menilai kondisi tersebut makin berat bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa Ramadan karena berdampak pada pemulihan fisik.
- PSIM menang 4-2 atas PSBS Biak di Stadion Maguwoharjo dan naik ke peringkat keenam klasemen dengan 36 poin.
- PSIM akan bertandang ke markas Semen Padang FC, yang masih berada di zona merah usai kalah 0-4 dari Bhayangkara FC.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Pelatih PSIM Yogyakarta, Van Gastel, menyoroti padat dan tidak konsistennya jadwal kompetisi jelang menghadapi Semen Padang FC pada pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026.
Menurutnya, waktu persiapan yang singkat menjadi tantangan tersendiri bagi tim.
“Mengenai waktu persiapan yang singkat untuk pertandingan berikutnya, Anda benar. Jika melihat program liga ini, jadwalnya tidak konsisten. Kadang ada jarak sembilan hari, sepuluh hari, atau tujuh hari. Lalu tiba-tiba jadwal menjadi sangat padat,” ungkapnya.
Baca juga: Menang 4-2 atas PSBS Biak, Van Gastel Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang FC
Ia menilai jarak antarpertandingan yang tidak menentu cukup menyulitkan, terutama bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa Ramadan dalam menjaga kebugaran fisik.
“Saya memang tidak menjalankan ibadah puasa Ramadan, tetapi bayangkan jika anda berpuasa, sementara Anda harus tetap bertanding dan berlatih dengan intensitas tinggi. Bagi seorang atlet, sangat sulit untuk bisa tampil maksimal dalam kondisi seperti itu,” pungkas Van Gastel usai laga PSIM Yogyakarta vs PSBS Biak.
Sebelumnya, PSIM sukses mencuri poin penuh saat bertandang ke markas PSBS Biak, Jumat (27/2/2026) malam. Bermain di Stadion Maguwoharjo, Laskar Mataram menang dengan skor 4-2 dan naik ke peringkat keenam klasemen sementara dengan 36 poin.
PSIM membuka keunggulan lewat sundulan Franco Ramos pada menit ke-14. PSBS Biak menyamakan skor melalui Eduardo Barbosa pada menit ke-36 sebelum turun minum.
Di babak kedua, Franco kembali mencetak gol pada menit ke-64. Ze Valente menambah keunggulan pada menit ke-69 dan memastikan kemenangan melalui gol keduanya pada menit ke-89, setelah tuan rumah sempat memperkecil ketertinggalan lewat Ruvery Alfonso pada menit ke-82.
Meski menang, Van Gastel tetap mengantongi sejumlah evaluasi. Ia menilai penguasaan bola di babak pertama belum maksimal.
“Saya pikir di babak pertama dalam penguasaan bola kami tidak bermain sebaik biasa. Kami tidak memegang kendali,” ujarnya.
Namun, pembicaraan saat turun minum mampu memperbaiki ritme permainan tim.
Baca juga: Jelang Hadapi Semen Padang FC, PSIM Yogyakarta Curi Kemenangan 4-2 atas PSBS Biak
“Di babak kedua kami berbicara tentang apa yang telah kami lakukan selama 22 pertandingan. Saya pikir di babak kedua dalam penguasaan bola kami sudah bermain cukup baik,” tegasnya.
Ia juga menyoroti lini pertahanan yang dinilai terlalu mudah kebobolan sehingga menguras energi pemain.
“Kami harus melakukan lebih baik untuk membuat pertandingan agar bisa dimenangkan dengan lebih mudah. Ini memakan terlalu banyak energi yang tidak perlu untuk memenangkan laga,” imbuhnya.
Kemenangan ini membuat kepercayaan diri PSIM meningkat jelang bertandang ke Stadion Haji Agus Salim, Padang, pada Rabu (4/3/2026).
Sementara itu, Semen Padang FC sebelumnya kalah 0-4 dari Bhayangkara FC dan masih tertahan di zona merah dengan 16 poin. Pada dua laga kandang putaran kedua, Kabau Sirah meraih kemenangan 1-0 atas Persita dan bermain imbang 2-2 melawan Malut United.
| Menang 4-2 atas PSBS Biak, Van Gastel Siapkan Evaluasi Jelang Hadapi Semen Padang FC |
|
|---|
| Jelang Hadapi Semen Padang FC, PSIM Yogyakarta Curi Kemenangan 4-2 atas PSBS Biak |
|
|---|
| Terlalu Fokus Kejar Gol, Dejan Antonic Akui Semen Padang FC Kehilangan Keseimbangan |
|
|---|
| Momentum Hilang di Kanjuruhan, Dejan Antonic Akui Semen Padang FC Dihukum Kesalahan Sendiri |
|
|---|
| Dejan Antonic Soroti Dua Kesalahan Krusial, Semen Padang FC Tumbang 0-3 dari Arema |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/jogja-56.jpg)