Arus Lalu Lintas
Ada Perbaikan Jalan di Padang Panjang, Polisi Lakukan Rekayasa Arus Lalin
Rekayasa arus lalin diberlakukan, menyusul pekerjaan jalan di kawasan Jalan H.K. Kamarullah, Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat.
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Muhammad Iqbal
Ringkasan Berita:
- Perbaikan jalan di kawasan Jalan H.K. Kamarullah, Kelurahan Bukit Surungan, Padang Panjang membuat kepolisian harus menerapkan rekayasa lalu lintas.
- Perbaikan jalan berpotensi menimbulkan kepadatan kendaraan
- Sebagian ruas jalan sudah dicor, kendaraan belum bisa melintas karena proses pengeringan.
- Kendaraan dari Padang menuju Bukittinggi diarahkan melalui kawasan Terminal Bukit Surungan.
- Kendaraan dari Bukittinggi menuju Padang dialihkan melalui Simpang MTsN Ganting.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG PANJANG– Pengendara yang melintasi Kota Padang Panjang diminta untuk memperhatikan rekayasa lalu lintas yang diberlakukan polisi, menyusul pekerjaan jalan di kawasan Jalan H.K. Kamarullah, Kelurahan Bukit Surungan, Kecamatan Padang Panjang Barat.
Perbaikan dilakukan pada ruas jalan yang berada tepat di depan Terminal Bukit Surungan, salah satu titik strategis yang menjadi jalur utama penghubung Kota Padang dengan Kota Bukittinggi.
Akibat pekerjaan tersebut, arus lalu lintas dari kedua arah mengalami perubahan dan pengalihan sementara hingga proses perbaikan selesai.
Baca juga: Kecelakaan di Panorama 2 Sitinjau Lauik, Arus Lalu Lintas Padang-Solok Buka Tutup Malam Ini
Kasat Lantas Polres Padang Panjang, AKP Pifzen Finot, mengatakan rekayasa lalu lintas mulai diterapkan untuk menghindari kemacetan dan memastikan keselamatan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung.
"Untuk pengalihan arus tersebut kita berlakukan sampai pengerjaan jalan itu selesai," kata AKP Pifzen Finot kepada TribunPadang.com, Sabtu (13/6/2026).
Menurutnya, perbaikan dilakukan menggunakan metode pengecoran beton sehingga membutuhkan waktu yang cukup lama sebelum jalan dapat digunakan kembali secara normal.
Ia menjelaskan, pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan sistem perbaikan per sisi jalan agar arus kendaraan tetap dapat bergerak meski dengan pengaturan khusus.
"Jalan itu dilakukan perbaikan pengecoran menggunakan cor beton. Jadi perbaikannya sebelah-sebelah. Yang sebelah kemarin sudah selesai, sekarang tinggal sebelah lagi yang dikerjakan," ujarnya.
Baca juga: Volume Kendaraan Meningkat di Sitinjau Lauik, Arus Lalu Lintas Masih Lancar
Meski sebagian ruas jalan telah selesai dicor, kendaraan belum bisa melintas karena beton masih dalam proses pengeringan.
"Kemarin sudah dilakukan pengerjaan perbaikan, namun saat ini kita masih menunggu cor beton itu kering agar aman dilewati kendaraan," katanya.
Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas dari Dua Arah
Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan di sekitar lokasi pekerjaan, Satlantas Polres Padang Panjang menerapkan pengalihan arus baik dari arah Padang maupun dari arah Bukittinggi.
Finot menjelaskan, kendaraan dari arah Padang menuju Bukittinggi tidak dapat melintas langsung melalui ruas jalan yang sedang diperbaiki.
Pengendara diarahkan masuk melalui kawasan Terminal Bukit Surungan, kemudian berbelok ke arah samping fly over sebelum kembali menuju jalur utama di Simpang MTsN Ganting.
"Sementara dari Padang menuju Bukittinggi lewat terminal, kemudian belok kanan ke arah samping fly over, lalu belok kiri menuju Simpang MTsN Ganting dan selanjutnya ke arah Bukittinggi," ujarnya.
Sedangkan kendaraan yang datang dari arah Bukittinggi menuju Padang dialihkan melalui Simpang MTsN Ganting.
"Kendaraan dari Bukittinggi ke Padang lewat Simpang MTsN Ganting, kemudian belok kanan ke arah Terminal Bukit Surungan dengan sistem satu jalur atau satu arah," jelasnya.
Petugas kepolisian juga telah memasang rambu-rambu pengalihan arus di sejumlah titik untuk membantu pengendara menemukan jalur yang telah ditentukan.
Berpotensi Timbulkan Kepadatan pada Jam Sibuk
Jalan H.K. Kamarullah merupakan salah satu ruas jalan nasional yang setiap harinya dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, kendaraan logistik, hingga bus antarkota antarprovinsi.
Selain menjadi jalur utama penghubung Padang-Bukittinggi, kawasan tersebut juga berada di sekitar Terminal Bukit Surungan yang menjadi pusat aktivitas transportasi di Kota Padang Panjang.
Kondisi itu membuat rekayasa lalu lintas berpotensi menimbulkan perlambatan arus kendaraan, terutama pada pagi dan sore hari saat volume lalu lintas meningkat.
Meski demikian, Satlantas Polres Padang Panjang memastikan personel tetap disiagakan untuk mengatur lalu lintas dan mengurai potensi kemacetan selama pekerjaan berlangsung.
Ditargetkan Selesai Dua Pekan Lagi
Finot memperkirakan ruas jalan yang sedang diperbaiki dapat kembali dibuka secara normal dalam waktu sekitar dua minggu ke depan.
Estimasi tersebut bergantung pada kelancaran pekerjaan di lapangan serta kondisi cuaca yang memengaruhi proses pengeringan beton.
"Kami perkirakan sekitar dua minggu lagi jalan sudah bisa digunakan kembali seperti biasa," katanya.
Ia mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan melintasi Kota Padang Panjang agar memperhitungkan waktu tempuh dan mematuhi petunjuk yang diberikan petugas.
"Kami mengimbau seluruh pengguna jalan untuk berhati-hati, mematuhi rambu-rambu yang telah dipasang dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan tetap aman dan lancar," tutupnya. (*)
| Perbaikan Drainase di Lembah Anai, Polisi Terapkan Skema Lalin Situasional |
|
|---|
| Jalur Lembah Anai Buka 24 Jam Mulai 1 April 2026, Polisi Ingatkan Sistem Buka Tutup Situasional |
|
|---|
| Bus dan Truk Rusak di Sitinjau Lauik, Kendaraan dari Padang-Solok Mengular Panjang Kamis Siang |
|
|---|
| Volume Kendaraan Meningkat, Jalur Sitinjau Lauik Padang Macet Siang Ini Akibat Antrean Truk Besar |
|
|---|
| Truk Rusak di Berbagai Titik, Macet Sitinjau Lauik Padang Mengular dari Siang hingga Sore Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Personel-Satlantas-Polres-Padang-Panjang-1-1362026.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.