Padam Total di Sumbar
PLN Sebut Penurunan Konsumsi Pagi Hari Percepat Listrik Sumbar Pulih 100 Persen
Faktor penurunan beban ini membuat listrik Sumbar pulih 100 persen lebih cepat dari estimasi pengerjaan pasca-gangguan transmisi
Penulis: Muhammad Iqbal | Editor: Rahmadi
Ringkasan Berita:
- Pemadaman massal melanda Sumbar sejak Jumat malam akibat gangguan misterius pada transmisi.
- Warga sempat cemas karena pemadaman listrik meluas dan bertahan hingga Sabtu malam hari.
- Minggu dini hari, PLN sebut pasokan daya sempat defisit 29,5 MW hingga memicu pemadaman.
- Beruntung, penurunan konsumsi warga pada pagi hari justru menyelamatkan sistem kelistrikan.
- Kini PLN klaim sistem pulih total 100 persen, benarkah tak ada potensi mati lampu susulan?
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Manajemen PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumbar menyatakan bahwa penurunan konsumsi energi oleh masyarakat pada waktu pagi membantu percepatan penormalan sistem kelistrikan.
Faktor penurunan beban ini membuat listrik Sumbar pulih 100 persen lebih cepat dari estimasi pengerjaan pasca-gangguan transmisi yang terjadi sejak Jumat (22/5/2026) malam.
Bahkan hingga Sabtu (23/5/2026), listrik di beberapa daerah masih padam. Bahkan hingga malam hari, kondisi yang sama masih berlangsung.
Hingga Minggu (24/5/2026) sekira pukul 04.30 WiB, General Managel (GM) PLN UID Sumbar, Arjun Karim memastikan sistem menguat di 96 persen, dan hanya minus defisit daya di 29,5MW.
"Pada pukul 04.30 WIB tadi, masih ada sebaran pemadaman di beberapa kabupaten dan kota tapi semakin mengecil," kata dia saat memberikan keterangan.
Baca juga: Ibu dan Anak Ditangkap Usai Curi Emas di Padang, Polisi: Keduanya Residivis
Kata dia, pada pagi hari umumnya lebih stabil karena permintaan listrik masyarakat mengalami penurunan dibandingkan dengan malam hari.
Sehingga hal ini dapat membantu proses pemulihan sistem kelistrikan menjadi lebih cepat.
Ia sempat berharap sistem kelistrikan di selurus Sumatera bisa singkron, sehingga minus daya bisa tercukupi.
"Semoga beberapa pembangkit di seluruh Sumatera bisa sinkron sehingga minus defisit daya secara keseluruhan bisa tercukupi," ucapnya.
Namun beruntung, terhitung Minggu (24/5/2026) pukul 05.10 WIB, sistem kelistrikan di Sumbar sudah dipastikan pulih secara keseluruhan.
"Alhamdulillah sistem Sumbar pagi ini pada jam 05.10 sudah bisa 100 % . Hingga siang ini pun tidak ada lagi gangguan dan sudah pulih semuanya," tutupnya.
Baca juga: 53.264 Warga Padang Sudah Nikmati BPJS Kesehatan Gratis, Pemko Masih Siapkan Puluhan Ribu Kuota
Imbas Listrik Padam
Setelah sempat mengalami pemadaman listrik massal selama beberapa jam pada Jumat (22/5/2026) malam, aliran listrik di sejumlah wilayah Kota Padang, Sumatera Barat, kini berangsur pulih dan kembali normal.
Gangguan tersebut tidak hanya membuat aktivitas masyarakat terganggu, tetapi juga menyebabkan layanan telekomunikasi di beberapa operator seluler ikut terdampak.
Pantauan TribunPadang.com di kawasan Komplek Lubuk Gading Permai I, Kelurahan Lubuk Buaya, menunjukkan aliran listrik mulai padam sekitar pukul 18.45 WIB.
Baca juga: Kronologi 2 Pelajar Tewas Keracunan Asap Genset saat Listrik Padam Massal di Tanah Datar
Tanpa Hujan dan Angin Kencang
Pemadaman terjadi saat warga tengah beraktivitas pada malam hari dan tidak didahului cuaca ekstrem seperti hujan lebat maupun angin kencang.
| Kenang Haikal Korban Keracunan Genset di Pandai Sikek, Kepala MTs: Anak Baik dan Mudah Senyum |
|
|---|
| Sempat Padam Massal, Sistem Kelistrikan Sumbar Kini Sudah Stabil 100 Persen |
|
|---|
| Diduga Keracunan Asap Genset, Orang Tua Temukan 3 Pelajar di Tanah Datar dengan Mulut Berbusa |
|
|---|
| Pemulihan Listrik Sumbar: PLN Tunggu Pasokan Daya Sistem SBS, Targetkan Normal Pukul 21.00 WIB |
|
|---|
| Update Korban Asap Genset Tanah Datar: Kepsek Ungkap Keseharian Haikal dan Kronologi Evakuasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/LISTRIK-SUMBAR-PULIH-spulih-secara-keseluruhan.jpg)