Mudik Lebaran 2026

Gubernur Sumbar Klaim Angka Kecelakaan Mudik Lebaran Turun Drastis Meski Kunjungan Naik

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengklaim keberhasilan penanganan arus mudik Lebaran di Sumbar tahun 1447 Hijriah.

Tayang:
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
TribunPadang.com/Muhammad Afdal Afrianto
LIBUR LEBARAN- Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, memberikan keterangan kepada wartawan usai salat Idulfitri 1447 Hijriah di Padang, Sabtu (21/3/2026). Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengklaim keberhasilan penanganan arus mudik Lebaran di Sumbar tahun 1447 Hijriah. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan lalu lintas di Sumbar justru turun saat arus mudik meningkat
  • Mahyeldi ungkap hasil evaluasi bersama aparat selama Lebaran
  • Jumlah kunjungan ke Sumbar naik, termasuk dari sektor penerbangan
  • Pengamanan dan pengaturan arus disebut berjalan sesuai rencana
  • Kondisi ini jadi sorotan, apa strategi di balik penurunan kecelakaan?

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, mengklaim keberhasilan penanganan arus mudik Lebaran di Sumbar tahun 1447 Hijriah.

Ia menyebut angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Barat mengalami penurunan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Klaim penurunan angka kecelakaan saat mudik Lebaran di Sumbar ini muncul di tengah lonjakan jumlah pemudik. Hal itu disampaikannya usai pelaksanaan salat Idulfitri, Sabtu (21/3/2026).

Mahyeldi mengatakan, Pemprov Sumbar bersama Forkopimda telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari rapat koordinasi hingga penyebaran personel dan pendirian posko di sejumlah titik.

“Kemarin kita sudah rapat dengan Pak Kapolda, Pak Kodam, dan seluruh Forkopimda. Tenaga sudah kita sebar dan posko-posko juga sudah disiapkan,” ujarnya Kepada TribunPadang.com.

Baca juga: BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem Sumatera Barat Malam Ini: Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Agam

Ia optimistis, berbagai upaya tersebut mampu menghadirkan suasana Lebaran yang aman dan nyaman bagi masyarakat, termasuk para perantau yang pulang kampung.

Mahyeldi juga mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi bersama aparat, angka kecelakaan lalu lintas secara nasional maupun di Sumatera Barat mengalami penurunan, meski jumlah kunjungan justru meningkat.

“Alhamdulillah tingkat kecelakaan turun, sementara kunjungan meningkat. Bahkan dari sektor penerbangan naik sekitar 12 persen,” katanya.

Selain itu, pemerintah daerah juga memberikan perhatian khusus pada sektor pariwisata yang menjadi andalan Sumbar, terutama selama momen libur panjang Idulfitri.

Ia telah menginstruksikan bupati dan wali kota untuk menjaga kebersihan, kenyamanan, serta pelayanan di destinasi wisata.

Baca juga: BPBD Kota Padang Siagakan Personel di Objek Wisata Pantai Selama Libur Lebaran 2026

“Kita minta hospitality dijaga, kebersihan dijaga, kenyamanan dijaga. Karena pariwisata ini salah satu andalan kita,” ujarnya.

Mahyeldi juga mengingatkan agar tidak ada praktik pungutan liar maupun kenaikan harga yang tidak wajar, khususnya di sektor jasa dan kuliner.

“Kita harapkan tidak ada pungli, dan pelaku usaha seperti restoran tidak menaikkan harga tanpa informasi yang jelas,” tegasnya.

Ia menambahkan, peningkatan jumlah kunjungan hingga 12 persen diharapkan berdampak positif terhadap perekonomian daerah.

“Semoga ini menjadi pemicu pergerakan ekonomi dan transaksi di Sumatera Barat, sehingga pertumbuhan ekonomi ke depan bisa lebih baik,” ungkapnya.

Mahyeldi berharap, dengan berbagai kesiapan yang dilakukan, Sumatera Barat tetap menjadi tujuan favorit masyarakat untuk berwisata, baik saat Lebaran maupun momen libur lainnya.(*)

 

 

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved