Prakiraan Cuaca
Waspada Hujan Petir di Puncak Gunung Marapi Hari Ini, Cek Prakiraan Cuaca 11 Wilayah Pasca Erupsi
BMKG Minangkabau merilis peringatan dini terkait potensi hujan petir di puncak Gunung Marapi dan sekitarnya pada Jumat (6/2/2026).
Penulis: Rahmadisuardi | Editor: Rahmadi
TRIBUNPADANG.COM, AGAM - BMKG Minangkabau merilis peringatan dini terkait potensi hujan petir di puncak Gunung Marapi dan sekitarnya pada Jumat (6/2/2026).
Peringatan ini muncul tepat setelah gunung api aktif tersebut melontarkan kolom abu setinggi 3.000 meter pada Kamis (5/2) malam yang dibarengi dentuman keras hingga terlihat pijar api.
Kondisi hujan petir di puncak Gunung Marapi menjadi perhatian serius karena dapat memicu banjir lahar dingin di sungai-sungai yang berhulu di kawah Verbeek.
Berdasarkan data terbaru Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, cuaca ekstrem ini akan menyapu sebagian besar wilayah lereng pada sore hari.
Berikut rincian prakiraan cuaca di 11 wilayah rawan bencana akibat fenomena hujan petir di puncak Gunung Marapi dan sekitarnya:
Baca juga: Sambut Ramadan dan HUT ke-64, Bank Nagari Hadirkan Promo Cashback dan MGM
- Puncak Gunung Marapi: Mengalami hujan petir pada pukul 16.00 WIB, diikuti cuaca berawan tebal pada malam hari.
- Kecamatan Candung (Lereng Utara): Mengalami hujan petir mulai pukul 16.00 WIB, berisiko membawa material erupsi.
- Kecamatan Sungai Pua (Lereng Barat): Mengalami hujan petir pada sore hari pukul 16.00 WIB.
- Kecamatan Banuhampu: Mengalami hujan petir pada sore hari pukul 16.00 WIB.
- Kecamatan X Koto: Mengalami hujan petir pada sore hari pukul 16.00 WIB.
- Kecamatan Batipuh (Lereng Barat Daya): Mengalami hujan petir pada sore hari pukul 16.00 WIB.
- Kecamatan Baso: Mengalami hujan sedang pada pukul 16.00 WIB.
- Kecamatan Salimpaung: Mengalami hujan ringan pada pukul 13.00 WIB dan hujan sedang pukul 16.00 WIB.
- Kecamatan Sungai Tarab (Lereng Timur): Mengalami hujan ringan mulai pukul 13.00 WIB hingga sore hari.
- Kecamatan Lima Kaum: Mengalami hujan ringan pada siang hari pukul 13.00 WIB.
- Kecamatan Pariangan (Lereng Selatan): Mengalami hujan sedang pada pukul 16.00 WIB.
Baca juga: Mahyeldi Jawab Tudingan Andre Rosiade Soal Lahan Flyover Sitinjau Lauik, Singgung Peran BPN & Kejati
Masyarakat yang berada di radius 3 km dari kawah wajib mengosongkan aktivitas karena ancaman erupsi susulan tetap mengintai.
Kehadiran hujan petir di puncak Gunung Marapi menambah risiko bagi warga di bantaran sungai untuk tetap waspada terhadap banjir lahar hujan yang bisa datang tiba-tiba.
Gunung Marapi Erupsi
Gunung Marapi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), kembali erupsi pada Kamis (5/2/2026) tengah malam.
Petugas Pos PGA Bukittinggi, Teguh Purnomo mengatakan bahwa erupsi Gunung Marapi tersebut terjadi sekitar pukul 22:25 WIB.
"Telah terjadi erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat pada tanggal 5 Februari 2026 pukul 22:25 WIB," ungkapnya dalam keterangan tertulis.
Baca juga: Jadwal Super League Pekan ke-20: Misi Balas Dendam Kabau Sirah, Jamu Persita di Haji Agus Salim
Teguh menjelaskan, ketinggian kolom abu dari erupsi Gunung Marapi Sumbar kali ini teramati 3.000 m di atas puncak. Atau kurang lebih 5.891 m di atas permukaan laut.
Kolom abu dari erupsi Gunung Marapi, teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang condong ke arah timur laut.
"Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 30.3 mm dan durasi 1 menit ± 27 detik," tambahnya.
Sementara itu, masyarakat di Bukittinggi dan sekitarnya mendekati Kabupaten Agam mendengar dentuman terlebih dahulu.
Masyarakat, Ferix mengatakan bahwa Gunung Marapi mengeluarkan dentuman keras pada Kamis malam sebelum erupsi.
Baca juga: Jadwal Super League Pekan ke-20: Misi Balas Dendam Kabau Sirah, Jamu Persita di Haji Agus Salim
Setelah dentuman tersebut, terlihat pijar api dan lahar panas di atas puncak Gunung Marapi.
"Dentumannya keras, mengeluarkan pijar api dan larva usai dentuman," pungkasnya.
Saat ini Gunung Marapi berada pada Status Level II (Waspada) dengan rekomendasi masyarakat di sekitar Gunung Marapi dan pendaki atau pengunjung dan wisatawan agar tidak memasuki dan tidak melakukan kegiatan di dalam wilayah radius 3 km dari pusat aktivitas (Kawah Verbeek).
Masyarakat yang bermukim di sekitar lemba atau bantaran dan aliran sungai-sungai yang berhulu di puncak Gunung Marapi agar tetap mewaspadai potensi atau ancaman bahaya lahar atau banjir lahar yang dapat terjadi terutama di saat musim hujan.
Jika terjadi hujan abu maka masyarakat diimbau untuk menggunakan masker penutup hidung dan mulut untuk menghindari gangguan saluran pernapasan (ISPA).
Seluruh pihak agar menjaga suasana yang kondusif di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya. Masyarakat harap selalu mengikuti arahan dari Pemerintah Daerah.
Baca juga: Abu Vulkanik Marapi Tutupi Lapangan Cindua Mato Batusangkar Pagi Ini
Pemerintah Daerah Kota Bukittinggi, Kota Padang Panjang, Kabupaten Tanah Datar, dan Kabupaten Agam agar senantiasa berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Marapi di Jl. Prof. Hazairin No.168 Bukittinggi untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Marapi.
Masyarakat dapat memantau perkembangan aktivitas dan rekomendasi Gunung Marapi melalui website Badan Geologi https://geologi.esdm.go.id, website PVMBG https://vsi.esdm.go.id, website Magma Indonesia https://magma.esdm.go.id, aplikasi Magma Indonesia yang dapat diunduh di Google Playstore, atau melalui media sosial PVMBG (facebook, twitter, dan instagram @pvmbg_).(*)
| Cuaca 7 Kota di Sumbar Hari Ini 9 April 2026, Payakumbuh Hujan Petir, Bukittinggi Hujan Ringan |
|
|---|
| Waspada Hujan Malam Hari, Cek Cuaca Gunung Marapi 29-30 Maret 2026 di Banuhampu hingga X Koto |
|
|---|
| Padang Dikepung Kabut Asap, Cek Prakiraan Cuaca Sumbar Hari Ini 11 Maret 2026 di 7 Kota |
|
|---|
| BMKG Ingatkan Musim Kemarau 2026 Lebih Awal, El Nino Ancam Wilayah Sumatera Lebih Kering |
|
|---|
| BMKG Rilis Prakiraan Cuaca 7 Kota Sumbar Hari Ini, Hujan Ringan Mendominasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/gunung-marapi-sumbar-2-622026.jpg)