Banjir di Padang

Jalan By Pass ke Kampus Unand Tergenang Banjir, Air Mengalir Deras dari Arah Pasar Baru

Air ini berasal dari arus Batang Kuranji, akibat jembatan Gunuang Nago putus, aliran air makin tidak terkendali.

Tayang:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Panji Rahmat
DERAS- Genangan air di lampu merah By Pass Kampus Unand, membuat arus lalu lintas di sepanjang jalan tersendat, Jumat (28/11/2025). Genangan air ini mulai tergenang dari arah Pasar Baru (Bidan Ani) hingga ke Pasar Ambacang (Masjid Jamiek). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Genangan air di lampu merah By Pass Kampus Unand, membuat arus lalu lintas di sepanjang jalan tersendat, Jumat (28/11/2025).

Genangan air ini menurut informasi warga Arisman Salim, mulai tergenang dari arah Pasar Baru (Bidan Ani) hingga ke Pasar Ambacang (Masjid Jamiek).

Air ini berasal dari arus Batang Kuranji, akibat jembatan Gunuang Nago putus, aliran air makin tidak terkendali.

Arisman menyebut debit air di Pasar Baru, Pauh cukup tinggi mencapai 40 centimeter dengan arus yang kuat dan warna cokelat pekat, mengandung lumpur.

Baca juga: Jalan Padang-Bukittinggi Putus, Dekat Kawasan Mega Mendung, BPBD: Tak Bisa Lewat

“Genangan air yang cukup tinggi terlihat sampai Polsek Pauh, baru agak rendah di dekat simpang Koto Tingga,” ujarnya.

Kendati demikian arus air cukup deras hingga ke Masjid Jamie, Pasar Ambacang, sehingga pengendara dari arah kampus Unand harus berhati-hati.

Terpantau banyak pengendara mengambil ruas jalan berlawanan untuk mengakali genangan air.

Setelah masjid Jamiek, genangan air terlihat mulai berkurang, karena air berbelok ke sisi kiri jalan dari kampus Unand, persis di depan Masjid Jamiek.

Genangan air baru terlihat lagi di Kubu Durian yang berjarak 400 meter dari Simpang By Pass.

Baca juga: Daftar 20 Korban Banjir dan Longsor di Sumatera Barat, 2 Belum Teridentifikasi, 9 Warga Hilang

Genangan air ini menurut Warga Syafril, terlihat sejak pukul 06.00 WIB, dengan aliran yang cukup deras.

“Ini sudah berkurang, tadi sampai ke mata kaki, deras,” ujarnya saat ditemui.

Akibat genangan air dari Kubu Durian, warga berinisiatif menutup ruas jalan dengan kursi.

Hal ini dilakukan agar genangan tidak masuk ke rumah warga yang berharak centi dari genangan saat ini.

“Terpaksa kami tutup, soalnya kalau kendaraan lewat air terbelah, masuk ke rumah,” ujarnya.

Situasi ini membuat akses ke lampu merah By Pass dari arah kampus Unand, tertutup dan pengendara harus berhenti di sisi berlawanan saat lampu merah menyala.

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved