Prakiraan Cuaca Mentawai

Cuaca Mentawai Sabtu 6 September 2025, Waspada Hujan Ringan hingga Sedang Disertai Petir 

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai

Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
BMKG
PRAKIRAAAN CUACA SUMBAR - Ilustrasi prakiraan cuaca di Sumbar. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Sabtu (6/9/2025).  

TRIBUNPADANG.COM, MENTAWAI – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Minangkabau merilis prakiraan cuaca untuk Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Sabtu (6/9/2025). 

Berdasarkan data, wilayah kepulauan Sumbar tersebut diperkirakan akan mengalami cuaca bervariasi sepanjang hari, mulai dari cerah berawan pada pagi hingga potensi hujan ringan hingga sedang yang disertai petir pada siang hingga malam hari.

Forecaster BMKG Minangkabau, Hangra, mengatakan kondisi cuaca di Mentawai sejak pagi masih relatif tenang. 

“Kabupaten Mentawai untuk pagi memang cerah berawan hingga berawan. Namun, menjelang siang hingga sore dan malam hari ada potensi hujan ringan hingga sedang disertai petir di Kepulauan Mentawai. Sedangkan dini hari diperkirakan berawan hingga hujan ringan,” jelas Hangra kepada TribunPadang.com, Sabtu (6/9/2025).

Hangra menjelaskan, suhu udara di Kabupaten Kepulauan Mentawai diperkirakan berada di kisaran 23 hingga 32 derajat celcius, dengan kelembapan udara cukup tinggi yakni 70 hingga 98 persen. 

Baca juga: Mau Keluar Malam Minggu di Padang? Cek Prakiraan Cuaca Hari Ini 6 September

Adapun angin bergerak dari arah utara hingga barat dengan kecepatan sekitar 4 hingga 30 kilometer per jam. Kondisi ini menurut BMKG berpotensi mendukung terjadinya hujan disertai petir di beberapa titik.

Dengan potensi hujan yang berlangsung hampir sepanjang hari, BMKG mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan. 

“Kami dari BMKG mengimbau masyarakat, khususnya di wilayah Kepulauan Mentawai, untuk selalu waspada di jalur transportasi, baik darat maupun laut. Bagi warga yang beraktivitas di sekitar pantai juga diminta berhati-hati. Jika terdengar suara petir atau hembusan angin kencang, segera jauhi tempat terbuka,” ujar Hangra.

Ia menambahkan, masyarakat juga harus lebih berhati-hati terhadap aktivitas di perairan. Pasalnya, kondisi angin dari utara hingga barat dengan kecepatan yang cukup bervariasi berpotensi menimbulkan gelombang tinggi dan berbahaya bagi pelayaran. 

“Aktivitas di laut, termasuk transportasi penyeberangan antar pulau, harus benar-benar memperhatikan kondisi cuaca. Jangan memaksakan perjalanan jika kondisi hujan deras disertai petir,” imbuhnya.

Baca juga: Basarnas Berhasil Evakuasi Enam Wisatawan yang Tersesat di Hutan Lima Puluh Kota

BMKG juga mengingatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di Mentawai. Mulai dari genangan air, jalanan licin, hingga luapan air sungai di pulau-pulau Mentawai yang bisa terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi. Kondisi ini perlu diantisipasi masyarakat agar tidak menimbulkan gangguan maupun kerugian.

“Selain waspada dengan kondisi cuaca, masyarakat juga diminta secara berkala memantau informasi terbaru dari BMKG. Update prakiraan cuaca bisa diakses melalui website resmi BMKG, aplikasi Info BMKG, maupun akun media sosial BMKG Minangkabau,” tambah Hangra.

Dengan prakiraan hujan ringan hingga sedang yang disertai petir ini, BMKG menekankan agar seluruh masyarakat Mentawai lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, menunda kegiatan jika kondisi cuaca memburuk, serta selalu memperhatikan lingkungan sekitar untuk meminimalisasi risiko.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved