Indonesia Masters 2025
Sorotan Terbelah China Masters dan Indonesia Masters 2025, Fase Semifinal Terjadi Perang Bintang
Tanpa terasa turnamen Indonesia Masters I 2025 Super 100 memasuki fase semifinal menyusul dimulainya awal pekan medio September 2025 di Kota
TRIBUNPADANG.COM, PEKANBARU - Tanpa terasa turnamen Indonesia Masters I 2025 Super 100 memasuki fase semifinal menyusul dimulainya awal pekan medio September 2025 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau, Indonesia.
Turnamen Indonesia Masters I 2025 Super 100 kali ini diperkuat pemain-pemain kenamaan. Laga-laga menantang pun akan dijalani para wakil Tanah Air yang masih bertahan di semifinal.
Ada sorotan terbelah para pecinta olahraga di jagat bulu tangkis masing-masing tertuju ke Indonesia Masters I 2025 dan China Masters 2025 yang dihelat di Shenzhen, China pada saat bersamaan kali ini.
Kendati hanya bertaraf BWF World Tour Super 100, Indonesia Masters I 2025 pekan ini, diam-diam para pemain top maupun calon bintang berjibaku di Indonesia Masters yang tiga tingkat lebih rendah.
Tengok saja pemain yang telah bertanding, dari Juara Dunia seperti Nozomi Okuhara sampai bocah ajaib dari Kandang Naga alias China yaitu Hu Zhe An di tunggal putri dan Xu Wen Jing di tunggal putri.
Para wakil Indonesia pun akan menghadapi lawan yang tidak bisa diremehkan.
Dimulai dari laga pertama ada ganda campuran, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti, yang bersua unggulan keenam dari Denmark, Mathias Christiansen/Alexandra Boje.
Dari sudut Indonesia, ada Melati Daeva Oktavianti yang pernah memenangi gelar juara All England Open bersama Praveen Jordan pada 2020.
Sedangkan Christiansen/Boje, mereka tahun lalu masih menghuni peringkat 10 besar dunia dengan prestasi tertinggi adalah juara Singapore Open 2023, turnamen Super 750 seperti China Masters.
Christiansen/Boje pun bukannya menurun karena prestasi melainkan karena kasus doping yang membuat pemain putranya menepi dari turnamen selama setahun.
Baca juga: Ratu Bulu Tangkis An Se-young belum Terbendung, Tekuk Pusarla Venkata Sindhu untuk Ke-8 Kali
Hiatus lama tak menghentikan mereka dengan sensasi berupa kemenangan atas unggulan teratas, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping (China), saat kembali di Kejuaraan Dunia 2025.
"Mereka (Christiansen/Boje) pasangan yang sudah berpengalaman, jadi saya main tanpa beban aja, mudah-mudahan bisa kasih yang terbaik," kata Bobby melalui PBSI.
Berjarak tiga pertandingan, Chico Dwi Wardoyo bakal menghadapi Victor Lai dari Kanada pada semifinal tunggal putra.
Chico merupakan pemenang 2 trofi World Tour dengan salah satunya di level Super 500, tepatnya di Malaysia Masters 2022.
Eks pemain Pelatnas itu mendapat dorongan ekstra setelah akhirnya mengakhiri tren kalah dini yang sudah menderanya selama 18 bulan.
Sementara itu, Victor Lai membuat sensasi setelah mencapai semifinal Kejuaraan Dunia 2025 meski 'bukan siapa-siapa'.
Lai bahkan sudah mencapai match point saat menantang pemain nomor 1, Shi Yu Qi (China), tetapi gagal menuntaskannya dan berakhir kalah di babak empat besar.
Pemain yang kini menduduki peringkat 34 dunia itu lebih difavoritkan karena statusnya sebagai unggulan pertama di ajang ini.
Tepat sesudahnya, gantian ganda putra muda, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, yang akan bertanding.
Pasangan yang sudah punya empat gelar di International Challenge/Series meski baru disatukan awal tahun ini akan menantang Jin Yong/Na Sung-seung dari Korea Selatan.
Jin/Na hanya pasangan peringkat 71 dunia tetapi jangan remehkan kualitas keduanya.
Sering mengalami bongkar pasang di negaranya, Jin dan Na punya prestasi yang mentereng ketika bermain bersama ataupun saat diduetkan dengan pemain lain.
Sebagai tandem, Jin/Na baru pekan lalu menjuarai Vietnam Open Super 100.
Tahun lalu mereka membuat sensasi dengan mencapai final Malaysia Masters dengan menyingkirkan nama-nama top seperti Aaron Chia/Soh Wooi Yik hingga He Ji Ting/Ren Xiang Yu.
Sementara dengan partner lain, Jin Yong lebih menonjol akhir-akhir ini setelah bersama Seo Seung-jae menjuarai China Masters 2024 (Super 750) lalu Thailand Masters 2025 (Super 300).
Na Seung-seung, dia menjadi alasan kenapa tim beregu putra Indonesia gagal meraih medali meski paling diunggulkan di Asian Games Hangzhou 2022.
Bareng Kim Won-ho, Na mengalahkan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin saat Korea sudah unggul 2-1 di perempat final.
Raymond/Joaquin tidak gentar, termasuk dengan posisi mereka sebagai satu-satunya ganda putra dan juga pemain Pelatnas yang masih bertahan.
"Tekanan pasti ada, tetapi kami akan menjadikannya sebagai motivasi untuk menjadi juara," kata Joaquin.
Semifinal Indonesia Masters I 2025 Super 100 akan berlangsung pada Sabtu (20/9/2025) mulai pukul 12.00 WIB di GOR Remaja, Pekanbaru, Riau.
Baca juga: Hasil China Masters 2025 -Li Shi Feng Pulangkan Alwi Farhan Lebih Awal, Jadi Antiklimaks
Jadwal semifinal Indonesia Masters I 2025 Super 100
Lapangan 1
12.00 WIB - XD: Mathias Christiansen/Alexandra Boje (Denmark/6) vs Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (Indonesia/3)
12.50 WIB - WS: Sakura Masuki (Jepang) vs Liang Ting Yu (Taiwan)
13.40 WIB - WD: Bao Li Jing/Li Hua Zhou (China) vs Lin Xiao Min/Wang Yu Qiao (Taiwan)
14.30 WIB - MS: Victor Lai (Kanada/1) vs Chico Aura Dwi Wardoyo (Indonesia/6)
15.20 WIB - MD: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin (Indonesia/6) vs Jin Yong/Na Sung-seung (Korea Selatan/5)
16.10 WIB - MS: Hu Zhe An (China) vs Jeon Hyeok-jin (Korea Selatan/2)
17.00 WIB - MD: Hariharan Amsakarunan/M. R. Arjun (India) vs Kakeru Kumagai (Jepang/8)
Lapangan 2
12.00 WIB - WS: Huang Yu-Hsun (Taiwan/8) vs Asuka Takahashi (Jepang)
12.50 WIB - XD: Jimmy Wong/Lai Pei Jing (Malaysia/5) vs Chan Yin Chak/Ng Tsz Yau (Hong Kong)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/pebulu-canada.jpg)