Dampak Rupiah Melemah
Antisipasi Harga Sembako Melonjak, Pemko Padang Siap Gelar Operasi Pasar
Fizlan mengatakan pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah lanjutan apabila terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali.
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut memengaruhi harga sejumlah bahan pokok di Kota Padang.
- Saat ini, diketahui bahwa posisi mata uang Garuda terpantau berada di angka Rp18.074 per dolar AS.
- Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir, di antaranya cabai, bawang, dan daging.
- Jika terjadi kenaikan yang sangat signifikan dan harga tidak bisa dikendalikan, Dinas Perdagangan Kota Padang gelar operasi pasar dan pasar murah.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Dinas Perdagangan Kota Padang menyiapkan langkah darurat berupa operasi pasar dan pasar murah massal jika pelemahan nilai tukar rupiah memicu lonjakan harga bahan pokok secara signifikan dan tidak terkendali di pasaran.
Langkah antisipasi ini ditegaskan Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, sebagai komitmen pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat dan menekan angka inflasi akibat kenaikan harga sejumlah komoditas esensial seperti cabai, bawang, dan daging.
Pemerintah Kota Padang telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi untuk menjaga stabilitas harga di tengah pelemahan nilai tukar rupiah.
Salah satu upaya yang dilakukan adalah memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak yang terlibat dalam distribusi kebutuhan pokok.
Baca juga: Hadapi Pelemahan Rupiah, Pemko Padang Awasi Distribusi Bahan Pokok untuk Cegah Lonjakan Harga
"Untuk menjaga stabilitas harga dan menekan inflasi di Kota Padang, kami selalu berkoordinasi dengan stakeholder, termasuk distributor yang memasok barang ke Pasar Raya Padang dan pasar-pasar lainnya di Kota Padang," ujar Fizlan Setiawan kepada TribunPadang.com, Selasa (9/6/2026).
Fizlan mengatakan pemerintah daerah juga telah menyiapkan langkah lanjutan apabila terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali.
Menurutnya, operasi pasar dan pasar murah akan digelar jika harga bahan pokok mengalami kenaikan yang signifikan.
"Jika terjadi kenaikan yang sangat signifikan dan harga tidak bisa dikendalikan, maka kami akan melakukan operasi pasar dan pasar murah," sebutnya..
Pelemahan Rupiah Pengaruhi Harga Bahan Pokok
Fizlan Setiawan, mengakui pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat turut memengaruhi harga sejumlah bahan pokok di Kota Padang.
Meski demikian, ia menegaskan kenaikan harga yang terjadi masih dalam kategori fluktuatif dan belum berdampak signifikan terhadap stabilitas harga kebutuhan masyarakat.
"Dampaknya ada, tetapi kenaikan harga masih fluktuatif di pasaran," katanya.
Menurutnya, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga dalam beberapa waktu terakhir, di antaranya cabai, bawang, dan daging.
Baca juga: Harga Oli dan Suku Cadang Naik, Bengkel di Padang Tetap Ramai Pelanggan
Namun, kenaikan tersebut masih berada dalam batas harga yang dianggap wajar.
"Untuk dampak yang signifikan memang tidak terlalu. Tetapi ada peningkatan harga pada beberapa bahan pokok seperti cabai, bawang, dan daging. Namun ini masih dalam batas standar harga bahan pokok," jelasnya.
Fizlan mencontohkan harga suatu komoditas yang hari ini berada di angka Rp45 ribu per kilogram dapat naik menjadi Rp47 ribu per kilogram pada hari berikutnya.
Menurutnya, kondisi tersebut masih tergolong fluktuasi harga yang lazim terjadi di pasaran.
Karena itu, Dinas Perdagangan Kota Padang terus melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap perkembangan harga bahan pokok agar tidak mengalami lonjakan yang berlebihan.(*)
| Hadapi Pelemahan Rupiah, Pemko Padang Awasi Distribusi Bahan Pokok untuk Cegah Lonjakan Harga |
|
|---|
| Harga Oli dan Suku Cadang Naik, Bengkel di Padang Tetap Ramai Pelanggan |
|
|---|
| Pelemahan Rupiah Pengaruhi Harga Bahan Pokok, Disdag Padang: Jika Tak Terkendali, Kita Operasi Pasar |
|
|---|
| Harga Sparepart dan Pelumas Naik, Warga Kuranji Padang Tetap Servis Motor: Takut Tambah Rusak |
|
|---|
| Harga MinyaKita Melonjak Rp18.000 di Pasar Pagi Lubuk Lintah Padang, Pedagang: Modal Juga Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Camat-Koto-Tangah-Fizlan-Setiawan-27112025.jpg)