Muswil MPDI Sumbar Digelar di Ar Risalah, Ustaz Aslam Hadi Nahkodai Kepengurusan Baru
Perguruan Islam Ar Risalah menjadi lokasi pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI)
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Perguruan Islam Ar Risalah menjadi lokasi pelaksanaan Musyawarah Wilayah (Muswil) Majelis Pesantren Dakwah Indonesia (MPDI) Wilayah Sumatera Barat pada Sabtu (6/6/2026).
Forum yang diikuti perwakilan dari 13 pesantren anggota MPDI di Sumbar itu menghasilkan kepengurusan baru dengan terpilihnya Pimpinan Perguruan Islam Ar Risalah, Ustaz H. Aslam Hadi, Lc., M.Pd., sebagai Ketua MPDI Wilayah Sumbar.
Muswil tersebut mengangkat tema "Menyatukan Langkah Pesantren untuk Dakwah yang Berpengaruh dan Peradaban yang Bermartabat".
Selain menjadi agenda organisasi, kegiatan itu juga dimanfaatkan sebagai sarana mempererat silaturahmi dan memperkuat koordinasi antarpesantren yang tergabung dalam MPDI.
Kegiatan ini turut dihadiri sejumlah pengurus pusat MPDI. Mereka antara lain KH. Abdurrahman Abdul Hasib, M.Pd. selaku Sekretaris Umum Pengurus Pusat MPDI, KH. Muhammad Mushlih Abdul Karim, Lc. sebagai Bendahara Umum PP MPDI, Ustaz H. Rahimul Amin, Lc., M.A. yang menjabat Anggota Bidang Hubungan Luar Negeri PP MPDI, serta Ustaz Roni Fatihan, Lc. selaku Anggota Bidang Hubungan Antar Lembaga PP MPDI.
Baca juga: TNI Pindahkan Lapangan Tembak Usai Insiden Peluru Nyasar, Rektor UNP Minta Masyarakat Tak Resah Lagi
Selain itu, hadir pula Ketua Tim Pesantren dan Ma'had Aly Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Drs. Yohanes, serta Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Padang, Aris Junaidi, M.A.
Terpilih sebagai Ketua MPDI Sumbar, Ustaz Aslam Hadi menyampaikan bahwa organisasi tersebut saat ini menaungi 13 pesantren yang memiliki karakteristik hampir serupa, terutama dalam penguatan tahfiz Al-Quran dan pembinaan karakter santri.
"Pesantren yang tergabung di MPDI Sumbar di antaranya Ar Risalah, ICBS, Qurrata A'yun di Pesisir Selatan, Al Kahfi di Pasaman, dan beberapa pesantren lainnya. Secara umum memiliki visi dan misi yang sejalan dalam penguatan tahfiz dan pembinaan karakter," ujarnya.
Menurutnya, keberadaan MPDI di Sumbar diharapkan dapat menjadi wadah yang mempererat kerja sama antarpesantren sekaligus menjadi ruang untuk saling berbagi pengalaman dalam mengelola program pendidikan dan dakwah.
Ia menilai sinergi yang semakin kuat antarlembaga pendidikan pesantren akan memberikan dampak positif terhadap pengembangan kualitas pendidikan maupun pembinaan santri di masa mendatang.
Baca juga: SPMB SD Negeri Kota Padang Dibuka 22-24 Juni 2026, Ini Jadwal, Kuota, Syarat dan Mekanisme Lengkap
Ustaz Aslam juga berharap MPDI Sumbar mampu menghadirkan berbagai program yang memberikan manfaat nyata bagi pesantren anggota dan masyarakat luas.
“Harapannya, MPDI Sumbar bisa menjadi ruang kolaborasi yang lebih aktif, sehingga pesantren-pesantren yang ada dapat saling menguatkan, baik dalam pengembangan kurikulum, pembinaan santri, maupun pengabdian kepada masyarakat,” ungkapnya.
Melalui Muswil tersebut, MPDI Sumbar diharapkan semakin memperkuat koordinasi antarpesantren sekaligus mendorong lahirnya program-program yang berdampak langsung terhadap peningkatan mutu pendidikan, penguatan dakwah, dan pembinaan karakter santri di berbagai daerah di Sumatera Barat. (*)
| TNI Pindahkan Lapangan Tembak Usai Insiden Peluru Nyasar, Rektor UNP Minta Masyarakat Tak Resah Lagi |
|
|---|
| Peluru Nyasar UNP, Kodam XX/TIB Tutup Lapangan Tembak dan Evaluasi Sistem Keamanan |
|
|---|
| Peluru Nyasar di UNP Terungkap, Kodam XX/TIB Sebut Proyektil Identik Munisi Latihan Yonif 897 |
|
|---|
| SPMB SD Negeri Kota Padang Dibuka 22-24 Juni 2026, Ini Jadwal, Kuota, Syarat dan Mekanisme Lengkap |
|
|---|
| SPMB SMP Kota Padang 2026 Dibuka 22 Juni, Simak Jadwal, Kuota dan Syarat Pendaftarannya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Terpilih-sebagai-Ketua-MPDI-Sumbd.jpg)