Peluru Nyasar
Peluru Nyasar UNP, Kodam XX/TIB Tutup Lapangan Tembak dan Evaluasi Sistem Keamanan
Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol (TIB) memutuskan menutup lapangan tembak yang digunakan untuk latihan menembak setelah insiden peluru nyasar
Penulis: Fajar Alfaridho Herman | Editor: Rahmadi
Saat kegiatan berlangsung, prajurit menggunakan dua jenis senjata, yakni senjata laras panjang kaliber 5,56 milimeter dan pistol G2 Combat kaliber 9 milimeter.
Baca juga: Pendaftaran SPMB Padang 2026 Buka 22 Juni, Ada Aturan Baru Jalur Prestasi SMP Pakai Nilai TKA
Uji Lapangan Jadi Dasar Evaluasi
Dalam proses investigasi, Kodam XX/TIB juga melakukan simulasi dan pengujian lapangan untuk memastikan kemungkinan proyektil mencapai lokasi korban.
Hasil pengujian menunjukkan peluru pistol G2 Combat kaliber 9 milimeter dapat menjangkau jarak yang cukup jauh apabila ditembakkan pada sudut tertentu.
"Setelah dilakukan pengujian, ternyata menembak menggunakan pistol G2 Combat kaliber 9 milimeter pada sudut tertentu bisa mencapai 800 meter bahkan sampai 1.100 meter," kata Taufiq.
Ia menjelaskan jarak tempuh proyektil dipengaruhi berbagai faktor seperti sudut tembakan, kecepatan angin, arah angin, dan kelembapan udara.
Hasil tersebut kemudian menjadi salah satu bahan evaluasi utama dalam menentukan kelayakan lokasi lapangan tembak yang selama ini digunakan.
Baca juga: Disanksi FIFA, Semen Padang FC Pastikan Seluruh Kewajiban Beres 1 Agustus 2026
Korban Terus Didampingi Hingga Pulih
Selain melakukan evaluasi terhadap fasilitas latihan, Kodam XX/TIB juga memastikan seluruh biaya pengobatan dan pemulihan korban menjadi tanggung jawab institusi.
Menurut Taufiq, kondisi kedua korban saat ini terus menunjukkan perkembangan yang baik.
Korban laki-laki bernama Guruh disebut sudah dapat menggerakkan tangannya dan berjalan normal. Bahkan secara medis sudah diperbolehkan meninggalkan rumah sakit.
Sementara korban perempuan, Nova, juga mulai beraktivitas meski masih menjalani proses pemulihan.
"Alhamdulillah keduanya terus membaik. Pengobatan, perawatan sampai pendampingan trauma healing akan menjadi tanggung jawab Kodam XX/TIB sampai mereka benar-benar pulih dan dapat beraktivitas seperti biasa," ujarnya.
Kodam XX/TIB pun menyatakan investigasi kasus tersebut telah selesai. Fokus selanjutnya adalah memastikan pemulihan korban berjalan optimal sekaligus melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keamanan latihan menembak, termasuk kemungkinan pemindahan lokasi lapangan tembak ke tempat yang dinilai lebih aman. (*)
peluru nyasar UNP
Peluru nyasar
peluru nyasar depan Rektorat UNP
Kodam XX/TIB
Penerangan Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol
Universitas Negeri Padang
Universitas Negeri Padang (UNP)
| Peluru Nyasar di UNP Terungkap, Kodam XX/TIB Sebut Proyektil Identik Munisi Latihan Yonif 897 |
|
|---|
| UNP Minta Solusi Permanen Usai Kasus Peluru Nyasar, Dorong Pemindahan Lapangan Tembak |
|
|---|
| Dalami Kasus Peluru Nyasar di UNP, Kodam XX/TIB Gelar Uji Balistik |
|
|---|
| Uji Balistik Proyektil 9 MM Jadi Kunci, Kodam Ungkap Misteri Peluru Nyasar di UNP |
|
|---|
| Kodam Cari Saksi, Minta Warga Laporkan Suara Dentuman Terkait Kasus Peluru Nyasar di UNP |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kapendam-XXTIB-Letnan-Kolonedpan-lapangandksanaan-latihan.jpg)