Padam Total di Sumbar
Curhat Mahasiswa Padang Terdampak Sumatera Blackout, Rian: Lagi Asyik Ngetik Tugas, Listrik Mati
Rian Anggara seorang mahasiswa salah satu universitas negeri di Kota Padang, mengaku sangat dirugikan dengan insiden pemadaman mendadak ini.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Rezi Azwar
Ringkasan Berita:
- Update mati lampu massal di Pulau Sumatera termasuk Kota Padang.
- Mahasiswa di Kota Padang merasa dirugikan.
- Rian Anggara sebut aktivitas akademisnya langsung lumpuh total seketika.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Mati lampu massal (blackout) yang melanda sejumlah provinsi di Pulau Sumatera sejak Jumat malam memicu gelombang keluhan dari masyarakat luas.
Sektor pendidikan turut terdampak langsung, terutama kalangan mahasiswa yang tengah dikejar tenggat waktu (deadline) tugas perkuliahan.
Rian Anggara seorang mahasiswa salah satu universitas negeri di Kota Padang, Sumatera Barat, mengaku sangat dirugikan dengan insiden pemadaman mendadak ini.
Ia menyebut aktivitas akademisnya langsung lumpuh total seketika.
"Tadi lagi asyik ngetik laporan praktikum di laptop, tiba-tiba langsung gelap gulita. Mana jaringan seluler ikut hilang sinyalnya, jadi tidak bisa tethering internet untuk simpan data ke Google Drive," ujar Rian saat dihubungi Jumat (22/5/2026) pukul 20.10 WIB
Baca juga: Sudah Dua Jam Listrik Padam di Padang, Warga Terpaksa Gelap-gelapan
Rian menambahkan, kondisi kos-kosan yang panas ditambah mati lampu membuat atmosfer belajar menjadi sangat tidak kondusif. Ia mengeluhkan minimnya antisipasi dari pihak penyedia layanan kelistrikan.
Keluhan senada juga diutarakan oleh Adrian, mahasiswi asal Batusangkar. Ia mengaku panik karna hp belum dicast dan mau mengumpulkan tugas deadline jam 10 malam ini.
Ia menceritakan bahwa situasi di sekitar tempat tinggalnya menjadi sunyi dan mencekam karena seluruh lampu jalanan ikut padam.
Merespons keluhan dan kondisi tersebut, PT PLN (Persero) membenarkan adanya gangguan pada jaringan transmisi utama yang menjadi penyebab utama mati lampu massal di wilayah Sumatera.
Berdasarkan informasi awal yang dirilis perusahaan pelat merah tersebut, kendala teknis mulai terdeteksi pada Jumat malam pukul 18.44 WIB. Gangguan ini berdampak luas pada sistem interkoneksi antarprovinsi.
Baca juga: Breaking News Listrik di Kota Padang Mati Total, GM PLN Sumbar: Gangguan di Sumbagut
Sistem kelistrikan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Sumatera Bagian Tengah (Sumbagteng) dilaporkan mengalami pemisahan jaringan. Kondisi ini memicu dampak fatal berupa padam total (blackout) di wilayah utara pulau Sumatera.
“Mohon maaf atas ketidaknyamanannya.
Info sementara: Pukul 18:44 WIB Sistem Sumatera Bagian Utara – Sumatera Bagian Tengah Terpisah dan Sumatera Bagian Utara Padam Total. Terputus di Rumai Muaro Bungo 275 kV,” tulis keterangan resmi manajemen PLN.
Pihak PLN menjelaskan bahwa titik krusial yang mengalami pemutusan aliran berada di jalur transmisi Rumai - Muaro Bungo bertegangan 275 kV. Putusnya jalur interkoneksi utama ini langsung mengacaukan stabilitas pasokan listrik.
Dalam laporan berkala tersebut, PLN merinci cakupan wilayah yang terdampak pemadaman meliputi Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Riau.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/listrik-padam-di-padang-2252026.jpg)