Banjir di Padang
Rumah Rusak Dua Kali Diterjang Banjir di Padang, Amidar Berharap Ada Bantuan Perbaikan
Warga Kampung Guo, Kecamatan Kuranji, Amidar (60), mengharapkan bantuan untuk memperbaiki rumahnya yang rusak akibat menerjangnya
Penulis: Muhammad Afdal Afrianto | Editor: Rahmadi
Suara tersebut membuat suasana semakin mencekam.
Baca juga: Harga Kebutuhan Pokok di Solok Selatan Bergerak, Bawang Putih dan Ayam Ras Turun
"Suara dentuman cukup keras. Karena air tinggi saya panik dan berteriak minta tolong. Tapi karena orang di sini juga terdampak, tidak bisa membantu saya saat itu," katanya.
Peristiwa tersebut membuat Amidar kembali dihantui trauma.
Ia mengaku banjir kali ini menjadi yang kedua kalinya merendam rumahnya dalam waktu tidak terlalu lama.
"Ini yang kedua kali. Sebelumnya banjir besar terjadi saat November 2025, dan semalam yang kedua kali. Itu membuat saya dan cucu sangat trauma," ungkapnya.
Kini, Amidar hanya berharap ada bantuan untuk memperbaiki rumahnya yang rusak akibat banjir.
"Yah saya berharap bisa dibantu, perbaiki rumah saya," tuturnya.
Baca juga: Banjir Kuranji Padang Rendam Sawah dan Rumah Warga, Trauma Bencana Masih Hantui Korban
Sementara itu, pantauan TribunPadang.com di lokasi, tidak hanya rumah Amidar yang terdampak.
Puluhan rumah warga lainnya juga dipenuhi lumpur pascabanjir.
Selain merendam permukiman, banjir juga merusak sawah warga yang baru ditanami padi.
Hamparan sawah terlihat tertimbun lumpur dan material bawaan arus.
Sejumlah perangkat daerah, mulai dari camat, lurah, hingga pengurus RW dan RT, juga telah mendatangi rumah-rumah warga terdampak untuk melakukan pendataan dan melihat kondisi korban banjir. (*)
| Air Datang Cepat, Barang Elektronik Warga Kuranji Padang Rusak Dikepung Banjir Semalam |
|
|---|
| Sawah Jadi Lautan Lumpur, Banjir di Kuranji Padang Gagalkan Panen Padi Warga Pasar Lalang |
|
|---|
| Cerita Amidar Detik-detik Banjir di Padang Terjang Rumah, Dentuman Keras Bikin Panik Saat Mau Tidur |
|
|---|
| Detik-detik Banjir Terjang Rumah Syamsinur di Kuranji Padang, Air Masuk Jam 9 Malam |
|
|---|
| Banjir Kuranji Padang Rendam Sawah dan Rumah Warga, Trauma Bencana Masih Hantui Korban |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Amidar-menceritakan-bahwa-air-dar-seketika-ia-merebd.jpg)