Banjir di Padang

Layanan Air Perumda AM Padang Pulih 88 Persen, Pelanggan Terdampak Dapat Diskon 50 Persen

Upaya pemulihan layanan air bersih pasca bencana di Kota Padang terus menunjukkan tren positif. 

Tayang:
Penulis: Panji Rahmat | Editor: Rahmadi
Istimewa/Perumda Am
PERUMDA AM PADANG - Intake Palukahan Kota Padang. Humas Perumda Air Minum (Perumda AM) Kota Padang, Adhie Zein, mengungkapkan bahwa hingga saat ini progres pemulihan pelayanan telah mencapai 88 persen. 

Kebijakan Diskon: Pelanggan yang terdampak akan mendapatkan diskon pembayaran sebesar 50 persen untuk blok pertama pemakaian (penggunaan 1-10 kubik pertama).

Himbauan bagi Pelanggan

Pihak Perumda juga memberikan himbauan kepada masyarakat yang airnya sudah mulai mengalir normal:

 - Hemat Air: Gunakan air secara bijak dan tidak berlebihan.

 - Sedia Tampungan: Selalu sediakan cadangan air di bak penampungan.

 - Waspada Gangguan: Mengingat proses normalisasi masih berjalan, gangguan pengaliran bisa terjadi sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.

Tanggap Darurat Padang Berakhir

Pemerintah Kota Padang secara resmi mengakhiri masa tanggap darurat bencana hidrometeorologi, Senin (22/12/2025).

Status ini berakhir setelah masa perpanjangan yang berlangsung sejak 16 hingga 22 Desember 2025 selesai.

Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, menjelaskan bahwa berdasarkan hasil koordinasi antar-instansi, Pemerintah Kota Padang kini memasuki fase Transisi Pemulihan Darurat.

Baca juga: Cerita Warga Huntara Kapalo Koto Menyiapkan Mandoa di Tengah Pemulihan Bencana

Fokus Fase Transisi: Pendataan dan Pengajuan Anggaran

BANJIR BANDANG- Beberapa warga melintas di lokasi banjir bandang yang mengakibatkan rumah rusak, mobil hanyut, dan air membawa material berupa batang pohon di kawasan perumahan Lumin Park Cluster, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025).
BANJIR BANDANG- Beberapa warga melintas di lokasi banjir bandang yang mengakibatkan rumah rusak, mobil hanyut, dan air membawa material berupa batang pohon di kawasan perumahan Lumin Park Cluster, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (27/11/2025). (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Dalam fase transisi ini, BPBD akan bersinergi dengan Bappeda, Dinas Perkim, dan Dinas Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan pendataan menyeluruh terkait dampak bencana.

“Fokus selama fase ini adalah penanganan pengungsi, perumahan masyarakat, dan perbaikan infrastruktur publik,” ujar Hendri saat dihubungi, Senin (22/12/2025).

Baca juga: Banjir Bandang Berulang di Batu Busuk Padang, Nenek 70 Tahun Trauma dan Pilih Mengungsi

Pemerintah akan mengintegrasikan seluruh data kerusakan untuk diajukan ke pemerintah pusat guna mendapatkan dukungan anggaran.

Proses ini juga melibatkan para praktisi dan akademisi dari berbagai universitas untuk memastikan akurasi data.

Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi 2026

JALAN PUTUS- Akses jalan penghubung Kapalo Koto-Lambung Bukit di Kecamatan Pauh, Kota Padang, terputus dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat, pada Senin (15/12/2025).
JALAN PUTUS- Akses jalan penghubung Kapalo Koto-Lambung Bukit di Kecamatan Pauh, Kota Padang, terputus dan tidak bisa dilewati kendaraan roda dua maupun roda empat, pada Senin (15/12/2025). (TribunPadang.com/Arif Ramanda Kurnia)

Hendri menambahkan bahwa fase Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Rehab-Rekon) dijadwalkan baru akan dimulai pada tahun 2026 mendatang.

Baca juga: Rumah Hasil Tani Alizar Hilang Disapu Galodo Padang, Hanya Bisa Tertawa Meski Sesak Menahan Air Mata

“Fase rehab dan rekon membutuhkan anggaran besar, makanya data harus dikirim ke pusat terlebih dahulu untuk menetapkan kebutuhan dana yang diperlukan,” jelasnya.

Data Kerusakan Dampak Bencana di Kota Padang

BANJIR- Penampakan kondisi rumah masyarakat yang kini dipenuhi lumpur yang terbawa saat banjir bandang yang melanda kawasan Guo, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025).
BANJIR- Penampakan kondisi rumah masyarakat yang kini dipenuhi lumpur yang terbawa saat banjir bandang yang melanda kawasan Guo, Kelurahan Gunung Sarik, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (1/12/2025). (TribunPadang.com/Panji Rahmat)
Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved