Kecelakaan Beruntun di Sitinjau Lauik
Penampakan Macet Panjang di Sitinjau Lauik Padang Akibat Tabrakan Beruntun
Kecelakaan terjadi dini hari itu melibatkan 3 truk tangki dan satu ambulane yang memicu penumpukan kendaraan hingga akses tersendat.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: afrizal
Ringkasan Berita:
- Kecelakaan beruntun terjadi di kawasan Panorama 2 Sitinjau Lauik Padang Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 01.00 WIB
- Kecelakaan melibatkan 3 truk tangki dan satu ambulance yang memicu penumpukan kendaraan
- Minggu sore, akses kendaraan roda empat dari arah Padang menuju Solok sudah macet di kawasan Panorama 1
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan di kawasan Panorama 2 Sitinjau Lauik, Padang, Minggu (30/11/2025) sekitar pukul 01.00 WIB mengakibatkan akses lalu lintas Padang-Solok macet parah.
Kecelakaan yang terjadi pada dini hari itu melibatkan 3 truk tangki dan satu ambulance yang memicu penumpukan kendaraan hingga akses tersendat.
Pantauan TribunPadang.com, sekitar pukul 15.30 WIB akses kendaraan roda empat dari arah Padang menuju Solok sudah macet di kawasan Panorama 1.
Antrean kendaraan roda empat sangat padat sampai ke Panorama 2 untuk kendaraan roda dua masih bisa melaju.
Baca juga: Truk Batu Bara Terguling di Sitinjau Lauik Dievakuasi Pakai Alat Berat
Tampak juga salah satu warga yang salat di jalan sembari menunggu macet usai ada juga yang menyantap makanan.
Petugas kepolisian terlihat membantu menguruai kemacetan hingga kendaraan perlahan bisa bergerak.
Di Panorama dua mobil yang mengalami kecelakaan sedang berusaha dievakuasi sekitar pukul 17.00 WIB.
Aroma kampas rem mobil pun tercium pekat dan ada juga pengendara yang mengabadikan momen macet.
Salah satu pengendara mobil bernama Dani mengaku sudah terjebak macet sekitar satu jam.
Baca juga: FOTO Kondisi Jorong Toboh Malalak Timur Agam Pasca Banjir Bandang
Dani merupakan pedagang pisang yang membawa dagangannya untuk dijual ke Padang.
“Saya balik dari Padang sekarang mau ke Solok dan sudah kena macet sejak di Panorama 1,”ucapnya.
Ia juga mengatakan ingin memotong sebelah kanan tapi takutnya nanti ada kendaraan dari arah berlawanan.
Lebih baik tunggu antrean saja untuk cari aman dan menghindari kecelakaan.
“Sudah ada petugas polisi yang membantu supaya akses kendaraan tidak lumpuh total jadi harus bersabar,”ucapnya sambil kejebak macet.
Baca juga: Warga Pagadih Agam Kekurangan Logistik, Bertahan di Masjid dan Sekolah dengan Makanan Sisa Kedai
Pengendara lain bernama Ridwan yang ingin ke Solok juga sudah kejebak macet dan parahnya lagi mobilnya tiba-tiba rusak dekat panorama 2.
“Saya dari panorama 1 sekitar jam setengah dua sampai panorama dua jam 4 sore eh tiba-tiba mobilnya panas dan mati ya terpaksa harus menunggu mesinnya dingin dulu,”ucap Ridwan di tepi jalan sambil menatap mobilnya.
Ridwan harus menunggu mesin mobilnya dingin baru bisa dihidupkan lagi.
“Tunggu mesinnya dingin baru bisa berangkat ke Solok,”tutupnya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/MACET-Kecelakaan-beruntun-yang-melibatkan.jpg)