Solok Selatan
Harga Beras & Cabai Turun Drastis, Warga Solok Selatan Kini Bisa Bernapas Lega
Memasuki pekan ketiga Januari 2026, harga sejumlah komoditas pangan pokok di Kabupaten Solok Selatan, Sumbar, menunjukkan tren positif.
Penulis: Arif Ramanda Kurnia | Editor: Muhammad Afdal Afrianto
Ringkasan Berita:
- Harga beras turun dari Rp 16.900 → Rp 16.300 per kg, meringankan belanja rumah tangga.
- Bawang merah & putih hingga cabai merah/ rawit menunjukkan penurunan signifikan.
- Telur ayam turun tipis, daging sapi tetap tinggi, daging ayam stabil.
- Minyak goreng dan gula pasir stagnan, pengawasan harga terus dijaga pemerintah.
- Tren positif ini bikin daya beli warga Solok Selatan lebih lega di awal tahun.
TRIBUNPADANG.COM, SOLOK SELATAN – Memasuki pekan ketiga Januari 2026, harga sejumlah komoditas pangan pokok di Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, menunjukkan tren positif.
Mayoritas kebutuhan dapur mulai merangkak turun dibanding pekan sebelumnya, memberikan napas lega bagi daya beli masyarakat.
Berdasarkan data terbaru dari Bagian Perekonomian dan SDA, Dinas Pertanian, serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Solok Selatan, dari 11 komoditas utama, enam di antaranya mengalami penurunan harga, sementara lima lainnya tetap stabil.
Penurunan paling signifikan terlihat pada harga beras, yang turun dari Rp 16.900 per kilogram menjadi Rp 16.300 per kilogram.
Baca juga: 2 Berita Terpopuler Padang 24 Jam: Pantai Parkit Dipenuhi Kayu Hanyutan, Warga Krisis Air Bersih
Penurunan Rp 600 ini dinilai strategis karena beras menjadi pengeluaran terbesar dalam keranjang belanja rumah tangga di Solok Selatan.
Sektor hortikultura juga menunjukkan deflasi. Bawang merah turun drastis dari Rp 34.200 menjadi Rp 30.700 per kilogram, sementara bawang putih kini dijual Rp 39.800, turun dari Rp 40.700 per kilogram.
Cabai merah turun sepuluh persen menjadi Rp 30.000 per kilogram, sedangkan cabai rawit stabil di Rp 56.700 per kilogram.
Harga protein hewani menunjukkan tren beragam.
Telur ayam ras turun tipis menjadi Rp 30.600 per kilogram, tetapi daging sapi tetap tinggi di Rp 140.000 per kilogram.
Harga daging ayam ras stabil di Rp 43.500 per kilogram, menandakan rantai pasok dari peternak lokal ke pasar tradisional berjalan lancar.
Baca juga: 2 Berita Terpopuler Sumbar: Dentuman Danau Maninjau dan Aktivitas Gunung Marapi
Kebutuhan rumah tangga lainnya, seperti minyak goreng dan gula pasir, juga relatif stabil.
Minyak goreng curah Rp 19.100 per liter, kemasan Rp 20.000 per liter, sementara gula pasir tetap Rp 19.000 per kilogram. Pemerintah daerah terus mengawasi agar tidak terjadi spekulasi harga.
Tren penurunan ini diharapkan meringankan beban ekonomi masyarakat, sehingga sisa pendapatan rumah tangga bisa dialokasikan untuk kebutuhan lain, seperti pendidikan dan kesehatan.
Publikasi data harga yang konsisten dan transparan juga diharapkan membantu masyarakat merencanakan konsumsi harian mereka dengan lebih baik.
| Harga Cabai Rawit dan Bawang Merah di Solok Selatan Kompak Naik Selepas Lebaran |
|
|---|
| Perahu Hantam Batu di Sungai Batang Hari Solok Selatan, Satu Warga Dilaporkan Hilang |
|
|---|
| Kabar Gembira, SMA/SMK di Solok Selatan Resmi Gratis Mulai Maret 2026 |
|
|---|
| Pemprov Sumbar dan Pemkab Solok Selatan Kolaborasi Wujudkan Sekolah Gratis hingga SMA/SMK |
|
|---|
| Pemkot Singkawang Belajar Manajemen Talenta ASN ke Solok Selatan, Sistem Digital SIMATA Jadi Rujukan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/sembako-21.jpg)